EVALUASI PERMINTAAN DAN PERMASALAHAN PARKIR (STUDI KASUS PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EVALUASI PERMINTAAN DAN PERMASALAHAN PARKIR (STUDI KASUS PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Hilma Erliana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200060108

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.889

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kawasan Pasar Aceh di Kota Banda Aceh saat ini sering mengalami kemacetan akibat banyak yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan (on street parking) padahal telah disediakan gedung parkir (off street parking). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan ruang parkir yang optimal untuk melayani para pengunjung Pasar Aceh dan memprediksi kebutuhan ruang parkir untuk 5 tahun ke depan, serta mengidentifikasi permasalahan akibat on street parking berdasarkan persepsi masyarakat di kawasan Pasar Aceh. Data primer terdiri dari data karakteristik parkir dan pengguna parkir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode cordon volume studies dengan metode akumulasi maksimum kendaraan parkir, pembagian kuesioner metode pengukuran data menggunakan skala likert. Hasil analisis di dapat volume parkir tertinggi adalah pada hari Minggu sebesar 2901 kendaraan untuk roda 2 dan 566 kendaraan untuk roda 4. Permintaan parkir tertinggi terjadi pada hari Sabtu pukul 16.00 – 18.00 wib di mana kendaraan roda 2 kebutuhan parkir sebesar 536 kendaraan dengan kapasitas parkir yang tersedia 680 kendaraan dan untuk kendaraan roda 4 kebutuhan parkir sebesar 104 kendaraan dengan kapasitas parkir yang tersedia hanya sebesar 39 kendaraan. Jumlah kebutuhan parkir 5 tahun ke depan yaitu pada tahun 2019 terjadi kekurangan satuan parkir sebesar 351 SRP untuk roda 2 dan 15 SRP untuk roda 4. Hasil kuesioner diperoleh variabel yang paling mempengaruhi adalah variabel bukti fisik (tangibility) yaitu fasilitas off street parking yang letaknya jauh dari lokasi yang ingin dituju dan untuk lantai 3 (lantai atap) tidak ada pelindung sehingga kendaraan tidak terlindungi dari panas maupun hujan. Hasil wawancara (interview) permasalahan yang paling sering dihadapi adalah masyarakat sangat sulit mencari tempat parkir karena sering penuh dan semrawut. Masyarakat lebih memilih parkir pada on street parking karena fasilitas off street parking jauh dari lokasi yang dituju.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK