//

ANALISIS POTENSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN METODE SPRINGATE PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Desi Marlinda - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi financial distress dengan metode Springate pada bank umum syariah di Indonesia. Rasio keuangan yang digunakan adalah rasio modal kerja terhadap total aset, rasio laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aset (EBIT/Total aset), rasio laba sebelum pajak terhadap total liabilitas lancar (EBT/Liabilitas lancar), dan rasio penjualan terhadap total aset. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan tujuan studi deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, berupa data laporan keuangan tahunan bank umum syariah periode 2014-2018. Analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan perhitungan rasio keuangan pada metode Springate, Data diolah dengan menggunakan alat bantu perangkat komputer Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh bank umum syariah dalam rentang waktu lima tahun terakhir rata-rata berada pada kategori tidak mengalami financial distress. Pada perhitungan metode Springate, 11 Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia periode 2014-2018 menunjukkan hanya 3 bank umum syariah yang berada pada prediksi kategori tidak sehat yaitu Bank BRI Syariah, Bank Muamalat Syariah, dan Bank Syariah Bukopin. Kata Kunci: Modal Kerja, Total Aset, EBIT, EBT, Liabilitas Lancar, dan Penjualan ABSTRACT This research aims to know the potential financial distress with Springate method at sharia banks in Indonesia. Financial ratios used is the ratio of working capital to total assets, the ratio of earnings before interest and taxes to total assets (EBIT/Total assets), the ratio of earnings before taxes to total current liabilities (EBT/current liability), and the ratio of sales to total assets. The method used in this research is quantitative research with descriptive study purposes. Data used is secondary data, in the form of an annual financial statement data sharia banks 2014-2018 period. The data analysis is done by using the method of calculation of financial ratios Springate, data is processed using a computer device tools Microsoft Excel. The results of this study indicate that all Islamic banks in the span of the last five years the average is in the category are not experiencing financial distress. In the calculation method Springate, 11 Islamic Banks (BUS) in Indonesia during the period 2014 to 2018 shows that only three Islamic banks that are in the unhealthy category predictions that the Bank BRI Syariah, Bank Syariah Muamalat and Bank Syariah Bukopin. Keywords: Working Capital, Total Assets, EBIT, EBT, Current Liabilities, and Sales

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PROFIT MARGIN RATIO, FINANCIAL LEVERAGE RATIO, LIQUIDITY RATIO, DAN GROWTH TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2011 (Rahma Yanti, 2014)

ANALISIS PERBANDINGAN STABILITAS PERBANKAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL DI INDONESIA (MUHAMMAD ICHSAN ADNAN, 2020)

ANALISIS PENGGUNAAN METODE RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING, AND CAPITAL (RGEC) DALAM MENGUKUR KESEHATAN BANK PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2012-2014 (MUHAMMAD KHALIL, 2016)

PENGARUH STRUKTUR PASAR DAN CORPORATE ETHICAL IDENTITY (CEI) TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA (EKA ROSTINA, 2015)

ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BANK UMUM KONVENSIONAL DAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (Amalia, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy