IDENTIFIKASI AIR TANAH FREATIK MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER DI KAWASAN LAM APENG, KECAMATAN SEULIMUM, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

IDENTIFIKASI AIR TANAH FREATIK MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER DI KAWASAN LAM APENG, KECAMATAN SEULIMUM, ACEH BESAR


Pengarang

Ferdy Fernanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504107010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Desa Lam Apeng, yang terletak di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh besar, merupakan desa dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Kebutuhan air di kawasan ini terus meningkat seiring dengan bertambahnya populasi penduduk, untuk berbagai keperluan. Hal ini mendorong usaha penemuan cadangan air yang dapat mencukupi kebutuhan dari lahan-lahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran air tanah freatik dengan menggunakan metode resistivitas dengan konfigurasi Wenner-Schulmberger. Penelitian ini dilakukan menggunakan 2 lintasan pengukuran dengan panjang lintasan masing-masing 112 meter dan jarak atara elektroda 2 meter. Data yang diperoleh di lapangan adalah nilai resistivitas semu yang kemudian dimodelkan dengan pemodelan inversi menggunakan software Res2Dinv untuk mendapatkan penampang 2D litologi bawah permukaan. Pada lintasan pertama, lapisan akuifer (pasir) terletak pada lapisan kedua dengan nilai resistivitas batuan 7.69 ?m – 18.6 ?m pada kedalaman 5.5 m - 18 m. Pada lintasan kedua, lapisan akuifer (pasir) juga terletak pada lapisan kedua dengan nilai resistivitas 1.92 ?m – 11 ?m pada kedalaman 5 m - 21 m. Berdasarkan hasil interpretasi kedua lintasan pengukuran tersebut, dapat disimpulkan bahwa jenis akuifer pada lokasi penelitian adalah akuifer semi bebas.

Kata kunci : air tanah freatik, metode resistivitas, Wenner-Schulmberger

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK