//

PENGARUH KEMISKINAN DAN UPAH MINIMUM TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI PULAU SUMATERA INDONESIA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MUNZI RIANDI - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRACT Title : Effect of Poverty and Minimum Wage on Income Equality on the Island of Sumatera, Indonesia Name : Munzi Riandi ID : 1301101010088 Faculty/Department : Economic and Business/Economic Development Supervisor : Cut Risya Valitya, SE., M.Si This study aims to determine the effect of poverty and province minimum wages on inequality on the island of Sumatra, Indonesia. The income inequality used is the Gini coefficient. The research data use panel data with ten provinces and four years from 2014-2017. The model used is the Fixed Effect Model (FEM). The results show that wages have a negative and significant effect on inequality. The other hand, poverty has a positive and significant effect on inequality. The impact of poverty is higher than the wages of 0.20. This study recommends that the government should encourage policies to increase wages and reduce poverty. One of them is by way of better income retribution and improvement of education programs for the poor so that there will be opportunities for work and equity. Keywords: Inequality, Gini Coefficient, Province Minimum Wage, Poverty. ABSTRAK Judul : Pengaruh Kemiskinan dan Upah Minimum terhadap Ketimpangan Pendapatan di Pulau Sumatera, Indonesia Nama : Munzi Riandi NIM : 1301101010088 Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ekonomi Pembangunan Dosen Pembimbing : Cut Risya Valitya, SE., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh kemiskinan dan upah minimum provinsi terhadap ketimpangan di Pulau Sumatera, Indonesia. Ketimpangan pendapatan yang digunakan ialah gini koefisien. Data penelitian menggunakan data panel dengan 10 provinsi dan 4 tahun dari tahun 2014-2017. Model yang digunakan yakni Fixed Effect Model (FEM). Hasil menunjukkan upah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan. Di sisi yang lain, kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan. Dampak kemiskinan lebih besar dibandingkan upah yakni 0.20. Rekomendasi penelitian ini yakni pemerintah perlu mendorong kebijakan-kebijakan dalam meningkatkan upah serta menekan angka kemiskinan. Salah satunya dengan cara restribusi pendapatan yang lebih baik maupun peningkatan program pendidikan kepada masyarakat miskin agar terjadi kesempatan yang dalam bekerja dan terjadi pemerataan. Kata Kunci: Ketimpangan, Gini Koefisien, Upah Minimum Provinsi, Kemiskinan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KETIMPANGAN PENDAPATAN PROVINSI DI INDONESIA: ANALISIS DATA PANEL (RAUDHATIL WIRDA. Z, 2019)

PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN DI WILAYAH SUMATERA (MAULIZAR SARI, 2020)

ANALISIS KESENJANGAN GENDER DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA (Maria Ulfa, 2020)

PENGARUH FAKTOR SOSIAL-EKONOMI TERHADAP KRIMINALITAS DI INDONESIA (kamal fachrurrozi, 2014)

PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI WILAYAH SUMATERA (REZKYADINI PUTRA PRATAMA, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy