//

MEMBRAN HEMODIALISIS BERBAHAN DASAR KITOSAN IKAT SILANG ASAM SITRAT TERMODIFIKASI PATI UMBI JANENG (DIOSCOREA HISPIDA DENNST)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang LIDIYA MARDIYANA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Modifikasi membran hemodialsis berbahan dasar kitosan dengan pati janeng berikatan silang asam sitrat telah dilakukan. Membran hemodialisis dikembangkan untuk memisahkan dan menghilangkan racun dalam darah. Karakterisasi membran dilakukan menggunakan instrumen Universal Testing Machine, Scanning Electron Microscope (SEM), Fourier Transform Infra-Red (FTIR), Differential Scanning Calorimetry (DSC) dan Thermogravimetric Analysis (TGA). Membran tanpa ikat silang memiliki kuat tarik sebesar 11,07 kgf/mm2 sedangkan membran ikat silang memiliki kuat tarik yang lebih baik yaitu 66,07 kgf/mm2. Membran tanpa ikat silang mampu menyerap kreatinin hingga 5,17 mg/g membran sedangkan membran ikat silang mampu menyerap kreatinin hingga 8,66 mg/g membran dengan total removal kreatinin masing-masing membran adalah 8,99 dan 10,61 mg/g membran. Removal kreatinin menggunakan membran tanpa ikat silang dan membran ikat silang telah mendekati kadar normal kreatinin yang telah ditetapkan. Kata kunci : Kitosan, pati, asam sitrat, adsorpsi, membran dan hemodialisis ABSTRACT Modifications of hemodialysis membranes based chitosan with starch cross-linked citric acid have been carried out. Hemodialysis membranes are developed to separate and eliminate toxins in the blood. Membrane characterization was performed using Universal Testing Machine instruments, Scanning Electron Microscope (SEM), Fourier Transform Infra-Red (FTIR), Differential Scanning Calorimetry (DSC) and Thermogravimetric Analysis (TGA). The membrane without cross-linking has a tensile strength of 11.07 kgf/mm2 while the cross-linked membrane has a better tensile strength of 66.07 kgf/mm2. Membrane without cross-linking can adsorption creatinine up to 5.17 mg/g membrane while the cross-linked membrane can adsorption creatinine up to 8.66 mg/g membrane with total creatinine removal is 8.99 and 10.61 mg/g membrane, respectively. Creatinine removal using membranes without cross-linking and cross-linked membranes has approached the normal creatinine levels that have been set. Keywords: Chitosan, starch, citric acid, adsorption, membrane and hemodialysis

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MEMBRAN KITOSAN TERMODIFIKASI PATI MENGGUNAKAN METODE CROSSLINK DAN TANPA CROSSLINK UNTUK HEMODIALISIS KREATININ (Maya Rizki Imanda, 2020)

EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI INULIN DARI UMBI JANENG (DIOSCOREA HISPIDA DENNST.) DAN UJI AKTIVITASNYA SEBAGAI PREBIOTIK (Dirgayana Wijaya, 2019)

APLIKASI MEMBRAN FORWARD OSMOSIS BERBAHAN DASAR KITOSAN TERMODIFIKASI PATI UMBI JANENG UNTUK KANTONG AIR MINUM (MAURISA AJRINA, 2020)

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JANENG (DIOSCOREA HISPIDA DENNST) DALAM PEMBUATAN KUE ADEE (LISA KHAIRINA, 2020)

KOMBINASI PATI JANENG-KITOSAN DENGAN BAHAN PENGAWET ALAMI KUNYIT DAN ASAM ASKORBAT SEBAGAI EDIBLE COATING (KHAIRANI, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy