PRARANCANGAN PABRIK ETHYLENE DARI LNG (LIQUEFIED NATURAL GAS) DENGAN KAPASITAS 200.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PRARANCANGAN PABRIK ETHYLENE DARI LNG (LIQUEFIED NATURAL GAS) DENGAN KAPASITAS 200.000 TON/TAHUN


Pengarang

HABLI MAWARDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504103010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik etilen ini menggunakan bahan baku LNG (Liquefied Natural Gas). Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan melibatkan proses pre treament, cracking, pemisahan, distilasi, dan hidrogenasi. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 200.000 Ton/Tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 170 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan Jln. Rencong, Kecamatan Muara Satu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dengan luas tanah 30.000 m2. Sumber air pabrik ini berasal dari Laut Ujong Blang, Aceh Utara dengan total kebutuhan air sebesar 155.767 kg/jam, serta untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 1,57 MW diperoleh dari generator diesel dan PLN.

Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut :
1. Fixed Capital Investment = Rp 1.882.531.575.544
2. Working Capital Investment = Rp 470.632.893.886.
3. Total Capital Investment = Rp 2.353.164.469.430.
4. Total Biaya Produksi = Rp 10.937.311.229.768
5. Hasil Penjualan = Rp.11.831.141.326.971
6. Laba Bersih = Rp.670.372.572.902
7. ROR = 28 %
8. Pay Out Time (POT) = 3,4 tahun
9. Break Event Point (BEP) = 58 %  

Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik etilen dari LNG ini layak dilanjutkan ke tahap kontruksi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK