//

ANALISIS STABILITAS LERENG DIPERKUAT DENGAN KONSTRUKSI DINDING PENAHAN TANAH TIPE COUNTERFORT MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS VERSI 8.6 (STUDI KASUS RUAS JALAN NASIONAL BATAS ACEH TENGAH/GAYO LUES-BLANGKEJEREN (N.022) KM 438+800)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang RIZKI RAMADHAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

Ruas jalan batas Aceh Tengah/Gayo Lues-Blangkejeren (N.022) merupakan salah satu ruas jalan Nasional Lintas Tengah Provinsi Aceh, yang sering terjadi tanah longsor karena berada di daerah perbukitan. Longsoran yang terjadi pada lokasi tersebut disebabkan oleh gerusan air limpasan permukaan jalan, kurang optimalnya drainase dan tidak adanya outlet untuk pembuangan air serta lapisan tanah di bawah perkerasan aspal terdiri dari material granular. Oleh karena itu, diperlukan kajian perkuatan lereng dengan dinding penahan tanah tipe counterfort. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng dengan mendapatkan angka faktor keamanan dan mengidentifikasi pola keruntuhan lereng menggunakan program Plaxis dan metode Irisan, serta menggunakan program untuk menganalisis faktor keamanan setelah diperkuat konstruksi counterfort. Perhitungan angka faktor keamanan untuk counterfort dilakukan secara manual. Ruang lingkup tinjauan ini meliputi perhitungan kestabilan lereng pada Km 438+750, Km 438+775, Km 438+800, Km 438+825 dan Km 438+850. Hasil analisis stabilitas lereng pada kondisi eksisting dengan menggunakan kedua metode pada semua titik tinjauan, diperoleh angka faktor keamanan lebih kecil dari 1,25 dengan kondisi lereng tidak aman (SF < 1,25). Perhitungan counterfort terhadap stabilitas guling, geser dan daya dukung tanah didapatkan angka faktor keamanan sebesar 3,248, 2,255 dan 3,285 dalam kondisi aman. Hasil analisis stabilitas lereng setelah diperkuat counterfort pada semua titik tinjauan didapatkan angka faktor keamanan lebih kecil dari 1,25 dengan kondisi lereng tidak aman (SF < 1,50). Hal ini diperlukan perkuatan tambahan dengan menggunakan minipile dan anchor dengan panjang 20 meter dan sudut kemiringan 30° di Km 438+750 dan Km 438+775, demikian juga untuk panjang 8,5 meter dengan sudut kemiringan 0° (horizontal) di Km 438+800, Km 438+825 dan Km 438+850. Hasil analisis stabilitas lereng di Km 438+750 dan Km 438+775, diperoleh angka faktor keamanan 1,528 dan 1,513. Demikian juga di Km 438+800, Km 438+825 dan Km 438+850, didapatkan angka faktor keamanan 1,765, 1,500 dan 1,500.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN DINDING PENAHAN KANTILEVER PADA LONGSORAN JALAN BIREUEN – TAKENGON KM 92 (ARIF GUSMAN, 2021)

ANALISIS KELONGSORAN DAN FAKTOR KEAMANAN TERHADAP KERUSAKAN BADAN JALAN DIPERKUAT DENGAN RETAINING WALL TIPE KANTILEVER DAN MINIPILE MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS VERSI 8.6 LUES-BLANGKEJEREN (Banta Usman, 2020)

FAKTOR KEAMANAN TERHADAP STABILITAS LERENG DAN KONSTRUKSI DINDING PENAHAN TANAH TIPE COUNTERFORT (STUDI KASUS RUAS JALAN BABAHROT-BLANGKEJEREN STA 13+850-STA 13+895) (Karsa Ciptaning, 2018)

ANALISIS STABILITAS LERENG DAN KONSTRUKSI DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER (KURNIAWAN, 2019)

ANALISIS STABILITAS LERENG TERHADAP TINGGI TIMBUNAN YANG MENYEBABKAN KERUSAKAN BADAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN NASIONAL BANDA ACEH – MEDAN STA. 83+135 GUNUNG SEULAWAH) (Wihardi, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy