//

SUBSTITUSI PARSIAL TEPUNG KETAN DENGAN TEPUNG BIJI DURIAN PADA DODOL BIJI DURIAN (DURIO ZIBHETINUS MURR)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rinta Malasari - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Malasari, Rinta. 2019. Substitusi Parsial Tepung Ketan Dengan Tepung Biji Durian Pada Dodol Biji Durian (Durio zibhetinus Murr).Skripsi, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (Tata Boga), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Laili Suhairi, S.Pd., M.Si (2) Dra. Zuraini M, M.Pd Kata Kunci: Biji Durian, Dodol, Substitusi Parsial Biji durian selama ini kurang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, padahal biji durian mengandung lemak (3,00 g) yang baik untuk kesehatan. Kandungan lemak ada dalam biji durian sama baiknya dengan minyak ikan, dan dapat di jadikan bahan pembuatan penganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa) pada dodol biji durian (2) memperoleh resep standar dodol biji durian (3) mengetahui daya terima konsumen terhadap dodol biji durian. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 5 panelis narasumber dan uji penerimaan (Acceptability Test) yang diuji cobakan kepada 30 panelis konsumen. Data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) total yang diperoleh dari narasumber. Data dari uji penerimaan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur. (R1) yaitu 150 gr tepung ketan, 50 gr tepung biji durian, 350 gr gula, 800 santan, 5 gr garam, dan 4 gr daun pandan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dodol biji durian yang diterima oleh narasumber adalah perlakuan pertama (R1) dari segi warna 22, aroma 24.6, tekstur 21.8, dan rasa 24.8. Hasil analisis penerimaan konsumen menunjukan bahwa dodol biji durian yang disukai adalah perlakuan pertama (R1) dengan nilai rata-rata pada warna 3.86, aroma 3.77, tekstur 3.83, dan rasa 4.27. Kesimpulan dari penelitian ini, dodol yang disukai narasumber dan panelis konsumen adalah perlakuan pertama (R1) Baik dari segi warna, aroma, tekstur, dan rasa. Disarankan kepada peneliti berikutnya untuk melakukan uji daya simpan, kandungan gizi, dan melakukan penelitian mengolah jenis penganan yang lain berbahan dasar biji durian.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PEREBUSAN BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) TERHADAP PRODUKSI BIOETANOL (ARRIZAL FACHRI, 2015)

PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP STICK BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) (Putri Mardhatillah, 2017)

PEMBUATAN DODOL DENGAN VARIASI KONSENTRASI GULA DAN PERBANDINGAN TEPUNG UBI JALAR UNGU DENGAN TEPUNG KETAN (Riska, 2016)

PENDUGAAN UMUR SIMPAN TEPUNG BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS)DENGAN MENGGUNAKAN PERSAMAAN ARRHENIUS (SUHAIMI, 2016)

PENGARUH EKSTRAK KULIT POHON DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR.) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA MENCIT (MUS MUSCULUS L.) (Siti Masyithah, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy