KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLRM BASED LEARNING DI SMP PKPU ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLRM BASED LEARNING DI SMP PKPU ACEH BESAR


Pengarang

Masitah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506103020016

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu indikator berpikir tingkat tinggi adalah berpikir kritis. Individu yang memiliki kemampuan berpikir kritis dapat menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan matematika. Untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, dibutuhkan model pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis matematis siswa, salah satunya yaitu model Problem Based Learning (PBL). PBL merupakan model pembelajaran berbasis masalah yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah dan memberikan kondisi belajar secara aktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kemampuan berpikir kritis matematis dan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model PBL di SMP PKPU Aceh Besar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Mixed Method dengan Explanatory Sequential Design. Pemilihan subjek dilakukan secara Purposive Sampling yaitu kelas VII-A sebagai subjek tes kemampuan berpikir kritis dan observasi aktivitas belajar. Subjek wawancara dipilih secara purposive yaitu beberapa siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori sangat kritis, kritis, cukup kritis, kurang kritis dan tidak kritis. Berdasarkan data yang telah dianalisis dapat disimpulkan bahwa terdapat 0% subjek masuk dalam kategori sangat kritis, 33% subjek yang masuk dalam kategori kritis, 43% subjek masuk dalam kategori cukup kritis, 24% subjek yang masuk dalam kategori kurang kritis dan 0% subjek masuk dalam kategori tidak kritis. Aktivitas belajar siswa dengan menerapkan model PBL secara keseluruhan belum aktif. Pemilihan model pembelajaran yang membiasakan siswa untuk memecahkan masalah dan terlibat aktif dalam belajar sangat diperlukan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Perlu adanya pertimbangan menerapkan PBL agar siswa terbiasa memecahkan masalah matematika dan menciptakan suasana belajar yang lebih aktif.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK