STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISTA BERKELANJUTAN DI KAMPUNG WISATA AGUSEN KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISTA BERKELANJUTAN DI KAMPUNG WISATA AGUSEN KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

Sudirman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405150020015

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Kehutanan (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54254

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.86

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kabupaten Gayo Lues memiliki keanekaragaman objek wisata yang meliputi air terjun, bukit-bukit dan lembah dengan kondisi alam yang masih asri dengan keberadaan hutan yang belum terjamah. Kondisi alam yang indah dan masih asri tersebut dapat dimanfaatkan dalam bentuk pengelolaan ekowisata. Ekowisata merupakan salah satu kegiatan strategis bagi implementasi konservasi sumberdaya alam dan lingkungan. Program ini dapat meningkatkan fungsi ekologi, sosial dan ekonomi masyarakat setempat, meningkatkan pandapatan negara, juga dapat melindungi dan melestarikan sumberdaya alam khususnya sumberdaya alam hayati dan lingkunganya. Beberapa aktivitas wisata di Gayo Lues yang sudah berjalan dengan arah wisata alam/ ekowisata, diantaranya yaitu Kampung Wisata Agusen. Untuk menjamin keberhasilan program ini maka diperlukan strategi pengelolaan yang berkelanjutan sehingga tujuan dapat dicapai. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan memberikan gambaran permasalahan dan strategi pengelolaan ekowisata berkelanjutan di Kampung Wisata Agusen.
Pengambilan populasi dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu anggota populasi dipilih dapat memenuhi gambaran informasi yang diharapkan mampu menjawab pertanyaan yang diajukan. Populasi yang di wawancarai dalam penelitian ini yaitu Dinas Pariwisata, masyarakat Kampung Wisata Agusen (masyarakat pengelola dan masyarakat biasa) dan wisatawan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan pengisian kuesioner sebagai data pokok. Jumlah sampel yang akan diambil terdiri 1 informan dari Dinas Pariwisata. Dalam pengambilan data persepsi responden dari rentang umur 15-65 tahun yaitu 83 responden. penelitian ini menggunakan dua tahap proses analisis, yaitu analisis awal dan analisis lanjut. Analisis awal menggunakan metode yaitu kualitatif sedangakan analisis lanjut menggunakan analisis SWOT.
Berdasarkan faktor internal terdapat kekuatan Kampung Wisata Agusen dimana memiliki objek wisata yang menarik, adanya dokumen perencanaan pengelolaan, fasilitas wisata yang memadai, penilaian positif masyarakat terhadap wisata. Sedangkan kelemahan pengelolaan yaitu aksessibilitas wisata yang kurang mendukung, keterlibatan masyarakat dan pengetahuan masyarakat dalam hal ekowisata masih lemah, belum terlibatnya semua pemangku kepentingan dan kurangnya promosi Kampung Wisata Agusen oleh masyarakat setempat menjadi kelemahan dalam pengelolaan Kampung Wisata Agusen
Dari faktor eksternal terdapat peluang dari Kampung Wisata Agusen yaitu belum banyaknya persaingan di sekitar kawasan, keberadaan lokasi wisata yang strategis,selalu adanya kunjungan wisatawan, peningkatan pendapatan asli daerah dan tersedianya tenaga kerja di lokasi wisata. Selanjutnya faktor ancaman yaitu kemungkinan adanya kecemburuan terhadap pengelola asing, dampak negatif wisatawan dalam mebuang sampah terhadap lingkungan, budaya negatif wisatawan dapat mempengaruhi budaya asli masyarakat lokal, kebutuhan masyarakat terhadap lahan pemukiman dan pertanian. Berdasarkan kombinasi dari faktor internal dan eksternal dalam upaya pengoptimalan manajemen/pengelolaan ekowisata Agusen yang lebih kompetitif, ada beberapa rumusan strategi yang disarankan yaitu sebagai berikut: Meningkatkan pengetahuan masyarakat wisata dengan sosialisasi pembangunan berkelanjutan oleh PEMDA dan lembaga pendidikan lainnya, meningkatkan aksesibilitas dalam meningkatkan kemudahan kunjungan bagi wisatawan, membangun koordinasi yang baik antar semua pemangku kepentingan dalam menunjang pengelolaan wisata yang lebih optimal dan meningkatan promosi dengan memanfaatkan berbagai media pengiklanan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK