//

PRARANCANGAN PABRIK PUPUK STRUVITE DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI PUPUK UREA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 9.000 TON/TAHUN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang AHMAT AMDANIL EYPI - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kegiatan produksi yang dilakukan dalam skala besar umumnya akan menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar dan berpotensi mengganggu fungsi lingkungan jika limbah tidak memenuhi baku mutu. Untuk memproduksi setiap ton urea dibutuhkan air sebanyak 12 m3 dan menghasilkan limbah cair sebesar 2,3 m3. Limbah cair yang dihasilkan mengandung ammonium dengan konsentrasi tinggi. Untuk itu, limbah cair ini perlu direkoveri untuk mengurangi kadar ammonium di dalam limbah. Struvite merupakan produk pupuk yang ramah lingkungan yang dapat dihasilkan dengan merekoveri limbah cair industri pupuk. Struvite memiliki karakteristik yang slow release yang diperlukan tanaman. Prarancangan pabrik struvite ini menggunakan limbah cair industri pupuk urea sebagai bahan baku. Kapasitas produksi pabrik struvite ini adalah 9.000 Ton/tahun. Proses yang dipilih dalam prarancangan pabrik ini adalah proses granular karena penanganan terhadap produk lebih mudah. Pabrik pupuk struvite ini direncakan akan didirikan di Kota Krueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di dekat PT PIM. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 79 orang. Luas tanah yang dibutuhkan untuk mendirikan pabrik adalah seluas 18.735 m2. Sumber air pabrik struvite ini berasal dari Sungai Peusangan, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh dan untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Generator dengan daya 1.012,87 kW. Total bahan baku limbah cair yang digunakan pada pabrik pupuk Struvite 1091,63 kg/jam dengan bahan baku utama limbah amonia sebesar 131 kg/jam. Produk pupuk yang dihasilkan sebesar 279,62 kg/jam. Hasil analisa ekonomi adalah Fixed Capital Investment sebesar Rp. 150.887.247.153, Working Capital Investment sebesar Rp. 16.765.249.684, Total Capital Investment sebesar Rp. 167.652.496.837, Total Biaya Produksi adalah Rp 110.083.626.848, Hasil Penjualan sebesar Rp. 177.300.000.000,-. Laba bersih adalah sebesar Rp 50.412.279.864, Pay Out Time 3 tahun. Break Event Point yang diperoleh adalah 39,7%, Rate Of Return sebesar 30,6%, dan Internal Rate Of Return 15,1%. ABSTRACT Production in a large scale generally produces large amounts of liquid waste and potentially harm the environment if the waste does not meet quality standards. To produce each tons of urea, 12 m3 of water is needed and 2.3 m3 of liquid waste is formed. The resulting wastewater contains high concentration of ammonium. Therefore, this liquid waste needs to be recovered to reduce the ammonium content in the waste. Struvite is an environmentally friendly fertilizer that can be produced by recovering liquid waste from the fertilizer industry. Struvite has the slow release characteristic that plant need. The design of the Struvite plant uses urea fertilizer industry liquid waste as raw material. The production capacity of the Struvite plant is 9,000 Tons/ year. The process chosen in the design of this plant is a granular process because handling the product is easier. The Struvite fertilizer plant is planned to be established in Krueng Geukeuh City, North Aceh Regency, precisely near PT PIM. The planned form of company is a Limited Liability Company. The workers needed to run this company amounted to 79 people. The area of land required to set up the factory is 18,735 m2. The water source of the Struvite plant comes from the Peusangan River, Bireun Regency, Aceh Province and the electricity need is obtained from the State Electricity Company (PLN) and the Generator of 1.012,87 kW. Total liquid waste raw material used in the Struvite fertilizer plant 1.091,63 kg/hour with the main raw material for ammonia waste as much as 131 kg/hour. The resulting fertilizer product was 279.62 kg/hour. The results of economic analysis are Fixed Capital Investment of Rp. 150,887,247,153, Working Capital Investment of Rp. 16,765,249,684, Total Capital Investment of Rp. 167,652,496,837, Total Production Cost of Rp 110,083,626,848, Sales of Rp. 177,300,000,000, Net profit of Rp 50,412,279,864, Pay Out Time of 3 years. Break Event Point obtained of 39.7%, Rate of Return of 30.6%, and Internal Rate Of Return of 15.1%.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PRARANRCANGAN PABRIK PUPUK STRUVITE DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI PUPUK UREA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 2.000 TON/TAHUN (SRI DEVI DEPARI, 2017)

PRARANCANGAN PABRIK PUPUK STRUVITE DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI PUPUK UREA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 9.000 TON/TAHUN (M. FAUZAN RIZKY, 2019)

PRARANCANGAN PABRIK PUPUK STRUVITE DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI PUPUK UREA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 9.000 TON/TAHUN (AHMAT AMDANIL EYPI, 2019)

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PABRIK PUPUK UREA DENGAN MENGGUNAKAN ADSORBEN BENTONIT DAN ZEOLIT (Rachmat Aulia, 2013)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME EKSPOR PUPUK UREA INDONESIA (MIRA UPINI, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy