//

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAHNAGA MERAH (HYLOCEREU POLYRHIZUS) DALAM PEMBUATAN SELAI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Rajab Bil Habli - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK M.Rajab Bil Hably, 2019. “Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Dalam Pembuatan Selai”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga (Tata Boga), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Yuli Heirina Hamid, S.Pd., M.Si, (2) Dra. Rahmi Kamal, M.Pd Kata Kunci :kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), selai. Kulit buah naga merah memiliki kandungan nutrisi, lemak, protein, dan serat pangan yang lebih tinggi dibandingan kulit buah naga dari jenis lainnya, dan juga mudah dijumpai. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Memperoleh resep standar pembuatan selai kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), (2) Mengetahui karakteristik organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) pada selai kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), (3) Mengetahui daya terima konsumen terhadap selai kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), (4) Mengetahui Mutu simpan terhadap selai kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji pengamatan (Sensory evaluation) yang dilakukan oleh 5 orang narasumber dan uji penerimaaan (Acceptability test) yang dilakukan oleh 30 orang panelis konsumen. Data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara mengetahui nilai rata-rata (mean) yang diperoleh dari narasumber, sedangkan data dari uji penerimaan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur yang diperoleh dari panelis konsumen. Berdasarkan pengamatan diperoleh dari narasumber diketahui selai kulit buah naga yang disukai adalah pada perlakuan kedua yaitu MS2, dengan nilai rata-rata warna 24, aroma 21,8, tekstur 22,4 dan rasa 23,2. Hasil penerimaan konsumen menunjukan bahwa selai kulit buah naga yang disukai adalah perlakuan kedua yaitu MS2 dengan nilai rata-rata pada warna 4,26, aroma 2,3, tekstur 3,43 dan rasa 4,2. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa selai kulit buah naga yang disukai narasumber panelis adalah perlakuan kedua yaitu MS2 baik dari segi warna, aroma, tekstur, dan rasa. Hipotesis penelitian ini diterima, dibuktikan dari H1 diterima karena terdapat pengaruh karakteristik organoleptik dan daya terima serta mutu simpan terhadap selai dengan penambahan kulit buah naga. Kepada peneliti berikutnya disarankan untuk melakukan penelitian kandungan gizi yang terdapat pada selai kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus).

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAJIAN PEMBUATAN SELAI BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DAN PENDUGAAN PENURUNAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SELAMA PENYIMPANAN DENGAN METODE ARRHENIUS (Syarifah Qurrata A`yun, 2019)

MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH PEMBEKUAN MENGGUNAKAN PENGENCER SITRAT KUNING TELUR DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) (MELISA LOLA ANGGRAINI, 2018)

UJI ANTIBAKTERIAL EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP BAKTERI SALMONELLA PULLORUM (Ichsan Maulana, 2016)

PERBEDAAN KADAR ION KALSIUM DALAM SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) (KAJIAN PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH ANGKATAN 2017) (Ayu Anisah Reghina, 2019)

KAJIAN MUTU SELAI NENAS MENGGUNAKAN PEKTIN DARI KULIT KAKAO PEKTIN DARI KULIT KAKAO KAJIAN MUTU SELAI NENAS MENGGUNAKAN PEKTIN DARI KULIT KAKAO (Abdul Razak, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy