//

IMMOBILISASI CARBON ACTIVE DARI CANGKANG KELAPA SAWIT PADA KAIN UNTUK PENYERAPAN BAU GETAH KARET

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang NURUL UMI AMANATILLAH - Personal Name
SubjectMERCURY (ELEMENT) - TOXICOLOGY
SULFUR - ORGANIC CHEMISTRY
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2019

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata Kunci : Arang aktif, getah karet, iodine Telah dilakukan penelitian tentang immobilisasi carbon active dari cangkang kelapa sawit pada kain untuk penyerapan bau getah karet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kain terimmobilisasi arang aktif cangkang kelapa sawit ACkarbonasi aktivasi dan AC-aktivasi karbonasi untuk menyerap bau getah karet yang dibandingkan dengan AC-komersil. Tahap penelitian yang dilaksanakan meliputi pembuatan arang aktif dari limbah cangkang kelapa sawit, karakterisasi arang aktif hasil pirolisis, pembuatan kain terimmobilisasi arang aktif dan uji efektivitas kain terimmobilisasi arang aktif dalam menyerap bau getah karet. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan karakterisasi American Standard Testing Materials (ASTM) , arang aktif cangkang kelapa sawit AC-aktivasi karbonasi memiliki kadar penyerapan iodine sebesar 1.113,81 mg/g sedangkan AC-karbonasi aktivasi sebesar 920,243 mg/g. Kadar air AC-aktivasi karbonasi sebesar 5,7% dan AC-karbonasi aktivasi sebesar 8, 2%. Kain yang tersalut arang aktif secara merata dengan persentase terimmobilisasi sebesar 98% adalah pada ukuran serbuk arang aktif 100 mesh dengan konsentrasi perekat lem fox 80% dan pemberian roda penggiling 2,55 kg. Pengujian efektivitas kain terimmobilisasi arang aktif dilakukan oleh panelis sebanyak 20 orang dengan pemberian skor pada tabel pengamatan. Hasil yang diperoleh arang aktif ACaktivasi karbonasi memiliki efektivitas penyerapan bau yang lebih besar dibandingkan dengan arang aktif AC-karbonasi aktivasi. Hal ini dibuktikan pada variasi luas kain 112 cm2 mampu menyerap bau karet hingga 81,5 %, sedangkan ACkarbonasi aktivasi pada luas kain tersebut mampu menyerap bau karet hingga 78,5%. AC-komersil yang digunakan sebagai perbandingan merupakan arang aktif yang paling baik dalam menyerap bau getah karet. Hal ini dibuktikan pada variasi luas kain 28 cm2 mampu menyerap bau hingga 79%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa arang aktif cangkang kelapa sawit AC-aktivasi karbonasi dan AC-karbonasi aktivasi dapat dijadikan adsorben untuk menyerap bau getah karet.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI KARET DENGAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN INDRA MAKMUR KABUPATEN ACEH TIMUR (Safwan, 2014)

ANALISIS PENGUJIAN NILAI KALOR LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT PADA PT.SYAUKATH SEJAHTERA UNTUK BAHAN BAKAR BOILER (Muammar Saputra, 2015)

UJI DAYA SERAP METILEN BIRU MENGGUNAKAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH CANGKANG MELINJO YANG DIMODIFIKASI DENGAN LIMBAH CANGKANG TELUR (Farhan Fuad, 2019)

ANALISIS FINANSIAL TANAMAN KELAPA SAWIT KONVERSI MENJADI TANAMAN KARET PADA KEBUN KARANG INONG KERJASAMA OPERASI PTPN-I DAN PTPN-III KECAMATAN RANTO PEUREULAK, KABUPATEN ACEH TIMUR (MUHAMMAD SYAFRI AL HAYAT, 2016)

PENGGUNAAN PROTOTYPE FILTER ARANG AKTIF TERIMMOBILISASI PADA KAIN SEBAGAI PENYERAP UAP AMONIA (MUHAMMAD BIMA YUDHA SY, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy