//

STEREOTIP MASYARAKAT LOKAL ACEH TERHADAP PEDAGANG ETNIS TIONGHOA DALAM BERBISNIS DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nauval Musaddiq - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Stereotip Masyarakat lokal Aceh terhadap pedagang etnis Tionghoa dalam berbisnis di Kota Banda Aceh”. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bentuk stereotip Masyarakat lokal terhadap pedagang etnis Tionghoa dalam berbisnis di Kota Banda Aceh, Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif serta menggunakan teknik observasi, dan wawancara,sedangkan untuk analisis data menggunakan 4 langkah yaitu pengumpulan data,reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Terdapat 5 Informan dalam penelitian ini yang keseluruhan merupakan masyarakat lokal Aceh domisili di Banda Aceh dan berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, Adapun teori yang peneliti gunakan yakni teori Interaksionisme Simbolik.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Etnis Tionghoa di Banda Aceh tertutup dalam sosial bermasyarakat,namun sangat komunikatif dalam kegiatan mereka sebagai pedagang,Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat beberapa bentuk stereotip yang berkembang di Masyarakat lokal Aceh domisili terhadap pedagang etnis Tionghoa dalam berbisnis di Kota Banda Aceh,diantaranya : Sifat Pekerja Keras,Tegas,dan Pelit. Kata Kunci : Stereotip,Pedagang,Etnis Tionghoa,Banda Aceh ABSTRACT This study entitled “The stereotypes of Acehnese local communities against the Chinesse trader doing business in Banda Aceh”. However,the purpose of this study is to find out the kind of stereotypes of local communities against the chinesse traders on how they do their business in Banda Aceh City,This study done by using the qualitative method and descriptive and also observation and interview method. Whereas for data analysis using 4 step,that is data collection,data reduction,data display and verification,This study using 5 informan the whole Acehnese local communities domicile in Banda Aceh City and come from different background.The Theory used in this study was the theory of symbolic Interactionism,the result of this study showed Chinesse in Banda Aceh city so closed in social community,but very communicative in their activities as traders.This study also showed that there 3 types of stereotypes by the local communities against the chinesse,hich were : Hard worker,resolute,and Stingy. Keyword : Stereotypes,Traders,Chinese,Banda Aceh

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL PEDAGANG ETNIS TIONGHOA DENGAN PEDAGANG ACEH DALAM BERBISNIS (SUATU STUDI PADA PEDAGANG DI GAMPONG PEUNAYONG, BANDA ACEH DALAM BERBISNIS GROSIR DAN KELONTONG) (Nisa Thaharah, 2014)

KOMUNIKASI INTERPERSONAL ETNIS ACEH DENGAN ETNIS TIONGHOA (STUDI TERHADAP STEREOTIP PADA MASYARAKAT GAMPONG LAKSANA KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH) (FERRY GELLUNY PUTRA, 2016)

PERKEMBANGAN DAN INTERAKSI ETNIS TIONGHOA DI KOTA RNBLANGPIDIE (1900 – 2014) (sutri yunida, 2015)

PERKEMBANGAN ETNIS TIONGHOA DI KOTA BANDA ACEH, 1945-2014 (CITRA AMELIA, 2014)

INTERAKSI SOSIAL ANTARA MASYARAKAT ETNIS TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT ETNIS ACEH SUATU STUDI DI GAMPONG GEUDONG-GEUDONG KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN (ZIKRI, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy