//

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) AKIBAT KONSENTRASI GIBERELIN DAN INTERVAL PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ZURLAILY OKTAVIANI - Personal Name
SubjectCOMPOST
ONIONS - GARDEN CROP
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2019

Abstrak/Catatan

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi giberelin dan interval pemberian pupuk organik cair (POC) NASA, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2019 di Kebun Percobaan 2 dan Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu konsentrasi giberelin yang terdiri dari 4 taraf (kontrol, 100, 150 dan 200 ppm) dan interval pemberian POC NASA yang terdiri 3 dari taraf (kontrol, 7 dan 14 hari sekali). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi giberelin berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman bawang merah pada umur 21 HST, jumlah umbi per rumpun, bobot berangkasan basah per rumpun dan diameter umbi serta berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman bawang merah pada umur 14 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman bawang merah pada umur 14 HST dan jumlah umbi terbaik dijumpai pada konsentrasi giberelin 100 ppm. Bobot berangkasan basah per rumpun dan diameter umbi terbaik dijumpai pada konsentrasi giberelin 150 ppm. Tinggi tanaman bawang merah pada umur 21 HST terbaik dijumpai pada konsentrasi giberelin 200 ppm. Interval pemberian POC NASA berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman bawang merah pada umur 14 HST, dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman bawang merah pada umur 21 dan 42 HST. Pertumbuhan dan hasil bawang merah terbaik dijumpai pada interval pemberian POC NASA perlakuan kontrol. Terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi giberelin dan interval pemberian POC NASA terhadap jumlah umbi bawang merah. Jumlah umbi bawang merah terbanyak dijumpai pada kombinasi giberelin kontrol dengan interval pemberian POC NASA 14 hari sekali.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR NASA DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) ASAL BIJI (Muhammad Fahmi Ramadhan, 2018)

PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN JENIS MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) (danil akbar, 2015)

STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (Nuni afrina, 2021)

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG (ALLIUM ASCALONICUM L.)SEBAGAI EFEK PEMBERIAN PUPUK KOMPOS KIRINYUH (CHROMOLENA ODORAT) DAN PUPUK NPK (syarfianda, 2015)

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) AKIBAT DOSIS PUPUK KALIUM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH TAHU (NURUL FITRI RAMADANI, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy