ISOLASI ESCHERICHIA COLI PATOGEN PADA SAPI DIARE DI PASAR HEWAN COT IRI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ISOLASI ESCHERICHIA COLI PATOGEN PADA SAPI DIARE DI PASAR HEWAN COT IRI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR


Pengarang

RAY WIJAYA NAINGGOLAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1502101010126

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ISOLASI Escherichia coli PATOGEN PADA SAPI DIARE
DI PASAR HEWAN COT IRI KECAMATAN
KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR

ABSTRAK
Umumnya Escherichia coli bersifat non-patogen, namun ada beberapa
yang bersifat patogen dan membawa gen virulen. Penularan penyakit oleh
Escherichia coli dapat terjadi akibat mengkonsumsi makanan yang berasal dari
hewan ataupun produk olahannya, yang dikenal dengan istilah food borne disease.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Escherichia coli patogen dari sampel
sapi diare di pasar hewan Cot Iri Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.
Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil swab rektal pada sapi dengan
gejala diare lalu diinokulasikan ke media nutrient broth (NB), kemudian ditanam
pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) dan diamati secara makroskopis
morfologi koloninya, dilanjutkan dengan pewarnaan Gram dan diamati secara
mikroskopis. Selanjutnya dilakukan isolasi Escherichia coli patogen dari koloni
yang tumbuh dari EMBA ke media selektif Sorbitol Mac Conkey Agar (SMAC).
Secara makroskopis koloni Escherichia coli yang tumbuh pada media EMBA
tampak berwarna hijau metalik. Setelah pewarnaan Gram koloni bakteri terlihat
berwarna merah muda dan berbentuk batang pendek (kokobasil). Pada media
SMAC koloni terlihat berwarna pucat (colourless) jika diamati secara makroskopis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 6 dari 15 sampel feses sapi yang diteliti
positif terdapat Escherichia coli patogen. Oleh sebab itu disimpulkan bahwa 6 dari
15 sampel sapi diare Escherichia coli patogen dapat diisolasi pada feses sapi diare
di pasar hewan Cot Iri Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.
Kata kunci: Escherichia coli patogen, manusia, zoonosis, food borne disease

xii

ISOLATION OF PATHOGENIC Escherichia coli IN DIARRHEA CATTLES
AT COT IRI ANIMAL MARKET OF THE DISTRICT
KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR

ABSTRACT
In most cases Escherichia coli are non-pathogenic, but some of them are
pathogenic and virulent carried. Transmission of Escherichia coli can occur because
of consume meat or the processed products, which is called foodborne disease. The
aim of this study to isolate pathogenic Escherichia coli from diarrhea cattles
samples at Cot Iri animal market of the District Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.
This research was conducted by taking rectal swabs in cattle and inoculated into
nutrient broth (NB) media, then planted on Eosin Methylene Blue Agar (EMBA)
media and the morphology of the colonie, observed macroscopically, followed by
Gram staining and observed microscopically. Furthermore, pathogenic Escherichia
coli colonies EMBA grown isolated to selective media Sorbitol Mac Conkey Agar
(SMAC). Macroscopically the colonies that grow on colonies EMBA media appear
metallic green sheen. After Gram staining, bacteria looks pink and have coccobacil
shape. The colonies that grow in SMAC appear to be pale color (colorless). The
conclution, indicate that 6 samples from this research were positively have
Escherichia coli pathogen. There were pathogenic Escherichia coli bacteria can be
isolated from 6 out of 15 samples faeces of diarrhea cattles at Cot Iri animal market
district Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.
Keywords: Pathogenic Escherichia coli, human, zoonosis, food borne disease

xiii

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK