ANALISA KEKUATAN SAMBUNGAN PADA TENGAH KOLOM DENGAN PENULANGAN SIMETRIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

ANALISA KEKUATAN SAMBUNGAN PADA TENGAH KOLOM DENGAN PENULANGAN SIMETRIS


Pengarang

Rahmad Hidayat - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004001010037

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.177 25

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kolom didefinisikan sebagai batang vertikal yang berfungsi menahan beban dari balok dan diteruskan hingga menuju pondasi. Kolom adalah komponen yang sangat penting bagi bangunan karena menompang seluruh komponen diatasnya. Untuk merencanakan kekuatannya diperlukan pemahaman terhadap batas dari kemampuan kolom, karena kegagalan kolom akan mempengaruhi seluruh struktur bangunan. Kolom yang biasa digunakan dalam konstruksi dewasa ini merupakan kolom dengan konstruksi beton bertulang. Beton bertulang merupakan beton yang dipadu dengan baja tulangan longitudinal dan menggunakan ikatan baja sengkang. Dalam pelaksanaanya panjang baja tulangan terbatas karena merupakan produksi pabrik. Untuk itu penulangan kolom harus dilakukan proses penyambungan, dalam penyambungan tersebut panjang tulangan diberikan lewatan sepanjang rencana. Kolom terbagi menjadi kolom beton bertulang pedestal, pendek dan lansing. Kolom dengan angka kelansingan tertentu bergantung dengan panjang kolom. Semakin besar angka kelansingan kolom akan memperbesar faktor lendutan pada kolom. Lendutan yang terjadi pada kolom merupakan bagian yang mengalami pergeseran pada titik tertentu akibat beban pada kolom. Lendutan yang paling besar berada pada tengah kolom, dengan koefisien 0,5 Lu untuk sendi jepit-jepit. Penggunaan baja tulangan dibatasi dari 1% sampai 8% luas bruto dari penampang kolom. Untuk menahan desakan atau geser yang terjadi pada kolom digunakan tulangan baja sengkang yang diposisikan mengelilingi baja tulangan. Pengujian ini adalah untuk melihat kekuatan sambungan yang dilakukan pada tengah kolom jika terjadi lendutan paling besar pada tengah kolom tampa pengecoran. Pengujian dilakukan terhadap rangka tulangan kolom yang terdiri dari empat baja tulangan diameter 8 mm dan menggunakan pengikat lateral baja sengkang 6 mm dengan jarak 100 mm pada ½ tinggi kolom dan jarak 150 mm pada ¼ tinggi kolom. Berdasarkan pengujian didapat bahwa lendutan yang terjadi pada tengah kolom mencapai jarak sepanjang 30,3 cm dengan beban maksimum yang didapat adalah 90 Kg. Lendutan yang terjadi tidak mempengaruhi lewatan sambungan pada tengah kolom, sehingga kegagalan kolom terjadi akibat besarnya lendutan yang terjadi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK