ANALISIS PENGARUH SUHU DAN KOLOM TERHADAP WAKTU MATI SERTA PENGELOMPOKAN INDEKS RETENSI PADA KROMATOGRAFI GAS SECARA KEMOMETRIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS PENGARUH SUHU DAN KOLOM TERHADAP WAKTU MATI SERTA PENGELOMPOKAN INDEKS RETENSI PADA KROMATOGRAFI GAS SECARA KEMOMETRIK


Pengarang

IRFADATUL HUSNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1508103010041

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perilaku waktu mati dari beberapa gas inert dan waktu mati matematis pada variasi suhu dan kolom telah dipelajari mengggunakan rancangan acak kelompok. Waktu mati dari gas inert dan waktu mati matematis dihitung dengan menggunakan deret homolog n-alkana yang diukur pada suhu 60, 90 dan 120oC dan kolom PS-255, OV-11, CPSIL-5CB, HP-5 dan HP-INNOWAX digunakan sebagai data set dalam rancangan acak kelompok. Hasil yang diperoleh adalah variasi suhu mempengaruhi semua nilai waktu mati baik waktu mati gas inert maupun metode matematis, kecuali metode Parcher. Perbedaan tipe kolom antar kapiler dan packed kolom menunjukkan pengaruh yang signifikan. Pada kolom kapiler, semua nilai waktu mati baik waktu mati gas inert maupun metode matematis tidak dipengaruhi oleh variasi polaritas, namun dipengaruhi oleh panjang kolom. Sedangkan pada packed kolom, panjang kolom tidak mempengaruhi waktu mati metode matematis, gas Ne dan N2, namun mempengaruhi nilai waktu mati gas O2 dan Ar. Metode Parcher menunjukkan hasil terbaik dengan menghasilkan nilai waktu mati yang robust tanpa adanya pengaruh yang signifikan secara statistik oleh perubahan temperatur dan kolom. Waktu mati dapat digunakan untuk menghitung nilai indeks retensi. Pada penelitian ini data indeks retensi dari senyawa murni untuk bahan bakar dimanfaatkan untuk menganalisis tingkat kemiripan dengan metode analisis cluster. Analisis cluster digunakan untuk mengelompokan senyawa berdasarkan tingkat kemiripan yang dimilikinya. Berdasarkan hasil analisis cluster senyawa indeks retensi dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok pertama terdiri dari senyawa benzena dan sikloalkana. Kelompok kedua terdiri dari senyawa senyawa aromatis dan senyawa yang mengadung N, S, O. Kelompok ketiga terdiri dari senyawa aromatis dan hidrokarbon. Dan kelompok keempat hanya terdiri dari dua senyawa n-Hentriacontane dan Chrysene.
Kata kunci: kromatografi gas, waktu mati, indeks retensi, variasi suhu dan kolom, rancangan acak kelompok, analsisis cluster.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK