//

MOTILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR DENGA PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L. POIR) SETELAH PEMBEKUAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Era Fadillah - Personal Name

Abstrak/Catatan

MOTILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR DENGAN PENAMBAHANEKSTRAK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L. Poir) SETELAH PEMBEKUAN ABSTRAK Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poir) merupakan salah satu jenis umbi-umbian memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti antosianin, beta karoten, asam fenolik dan vitamin E. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poir) dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap motilitas spermatozoa sapi aceh setelah pembekuan. Penelitian ini menggunakan semen segar yang dikoleksi menggunakan vagina buatan dan dibagi ke dalam 5 kelompok perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan kontrol (P0) pengencer sitrat kuning telur tanpa penambahan ekstrak ubi jalar ungu, perlakuan 1 (P1) semen ditambah ekstrak ubi jalar ungu 0,2 g/100 ml pengencer, perlakuan 2 (P2) semen ditambah ekstrak ubi jalar ungu 0,4 g/100 ml pengencer, perlakuan 3 (P3) semen ditambah ekstrak ubi jalar ungu 0,6 g/100 ml pengencer dan perlakuan 4 (P4) semen ditambah ekstrak ubi jalar ungu 0,8 g/100 ml pengencer. Selanjutnya semen dikemas menggunakan straw minitube dengan konsentrasi 25 juta per straw (0,25 ml). Straw di equilibrasi pada suhu 4°C selama 4 jam, kemudian dibekukan dalam uap N2 cair selama 15 menit, dan disimpan dalam kontainer nitrogen cair (-196°C). Setelah 24 jam penyimpanan, semen diencerkan pada suhu 37°C selama 30 detik, kemudian diamati motilitas spermatozoa. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) satu arah kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak ubi jalar ungu dalam pengencer sitrat kuning telur berpengaruh terhadap persentase motilitas spermatozoa sapi aceh setelah pembekuan. Rata-rata motilitas spermatozoa P1, P2 dan P3 berturut-turut adalah 48,17 ± 3,25%, 49,15 ± 1,56% dan 44,61 ± 1,65% lebih tinggi secara nyata (P

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MOTILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR DENGA PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L. POIR) SETELAH PEMBEKUAN (Era Fadillah, 2019)

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH DIBEKUKAN (Messi Aprisa Putri, 2019)

MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH PEMBEKUAN MENGGUNAKAN PENGENCER SITRAT KUNING TELUR DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) (MELISA LOLA ANGGRAINI, 2018)

KUALITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH PASCA PEMBEKUAN DENGAN MENGGUNAKAN PENGENCER SITRAT KUNING TELUR ANGSA DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA (Tri Putri Purnama Sari, 2017)

PENGARUH PEMBERIAN GLISEROL DALAM MEDIUM TRIS KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH PEMBEKUAN (Silvia Rizki, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy