PEMBELAJARAN GERAK TARI DENGAN RANGSANG BUNYI DAN TANPA RANGSANG BUNYI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK PERMATA SUNAH DARUSSALAM BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMBELAJARAN GERAK TARI DENGAN RANGSANG BUNYI DAN TANPA RANGSANG BUNYI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK PERMATA SUNAH DARUSSALAM BANDA ACEH


Pengarang

Maida Lisma - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906102060002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

700.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci: pembelajaran, gerak tari, rangsang bunyi, anak usia prasekolah.
Penelitian yang berjudul “Pembelajaran Gerak Tari Dengan Rangsang
Bunyi Dan Tanpa Rangsang Bunyi Pada Anak Usia Prasekolah di TK Permata
Sunnah Darussalam Banda Aceh” mengangkat bagaimana proses pelaksanaan
pembelajaran gerak tari dengan rangsang bunyi dan tanpa rangsang bunyi pada anak
usia prasekeloah di TK Permata Sunnah Darussalam Banda Aceh, Bagaimana hasil
belajar anak setelah diterapkan rangsang bunyi pada pembelajaran gerak tari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran gerak tari
dengan rangsang bunyi dan tanpa rangsang bunyi pada anak usia prasekolah di TK
Permata Sunnah Darussalam Banda Aceh, dan untuk mengetahui perbandingan hasil
pembelajaran gerak tari dengan rangsang bunyi dan tanpa rangsang bunyi pada anak
usia prasekolah di TK Permata Sunah Darussalam Banda Aceh. Pendekatan yang
digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian adalah ekperimen
Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes, observasi dan dokumentasi.
Tes ini bertujuan untuk melihat perbedaan perolehan hasil belajar antara kelas yang
di terapkan dengan rangsang bunyi dengan kelas yang tidak diterapkan rangsang
bunyi dalam pembelajaran gerak tari. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan
bahwa pembelajaran gerak tari dengan rangsang bunyi membuat anak lebih tertarik
dan senang serta bersemangat dalam belajar dibandingkan dengan tanpa
menggunakan rangsang bunyi dan berjalan dengan baik serta terjadi peningkatan
hasil belajar yang signifikan terhadap proses pembelajaran gerak tari dengan
menggunakan rangsang bunyi, karena anak akan lebih mau dan senang untuk
mengenal dan belajar tentang tari jika di berikan rangsangan berupa iringan lagu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan rangsang bunyi terhadap gerak tari
memberikan pengaruh yang signifikan dalam proses pembelajaran. Perhitungan
untuk harga t di peroleh t
hitung =
2,10 sedangkan ttabel =
1,684. Ini membuktikan
kriteria pengujian H
0
diterima jika t
tabel ? t
hitung dan tolak H
0
jika t
hitung > ttabel.
karena t
hitung > ttabel
yaitu > 1,684 maka tolak H0
dan terima Ha. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar gerak tari dengan rangsang bunyi
lebih baik daripada tanpa rangsang bunyi pada anak usia prasekolah di Tk Permata
Sunnah Darussalam Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK