PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH DIBEKUKAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH DIBEKUKAN


Pengarang

Messi Aprisa Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1502101010033

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak
ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap
integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh setelah dibekukan. Penelitian
ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 kelompok perlakuan.
Kelompok kontrol (P0) yaitu semen diencerkan dengan menggunakan sitrat
kuning telur tanpa penambahan ekstrak ubi jalar ungu. Kelompok perlakuan
semen diencerkan dengan menggunakan sitrat kuning telur dengan penambahan
ekstrak ubi jalar ungu 0,2 mg/100ml (P1), 0,4 mg/100ml (P2), 0,6 mg/100ml
(P3) dan 0,8 mg/100ml (P4). Selanjutnya semen dikemas menggunakan straw
minitub dengan konsentrasi 25 juta per straw (0,25 ml). Straw diekuilibrasi,
kemudian dibekukan dalam uap N2 cair selama 15 menit, dan disimpan dalam
kontainer nitrogen cair (-196·C). Setelah 24 jam penyimpanan, semen diencerkan
pada suhu 37?C selama 30 detik, kemudian diamati integritas membran plasma
spermatozoa. Data kualitas yang diperoleh dianalisa dengan analisys of variance
(ANOVA) pola satu arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Rata-rata
persentase integritas spermatozoa setelah pembekuan pada kelompok P0, P1, P2,
P3 dan P4 secara persentase MPU spermatozoa adalah 42,73 ± 4,43 %, 48,69 ±
2,95 %, 50,72 ± 5,16 %, 43,87 ± 2,30 % dan 37,63 ± 3,80%. Hasil analisis
statistik menunjukkan bahwa integritas membran plasma spermatozoa pada semua
kelompok perlakuan berbeda secara nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK