KONFLIK TANAH ANTARA PT. FAJAR BAIZURY DENGAN MASYARAKAT DESA COT RAMBONG KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA, 1996-2015 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KONFLIK TANAH ANTARA PT. FAJAR BAIZURY DENGAN MASYARAKAT DESA COT RAMBONG KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA, 1996-2015


Pengarang

Deno Pangestu - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106101020011

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pangestu, Deno. 2017. Konflik Tanah antara PT.Fajar Baizury dengan Masyarakat Desa Cot Rambong Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya, 1996-2015. Skripsi, Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1) Drs. Anwar Yoesoef, M. Si (2) Drs. Zainal Abidin,M.Si

Kata Kunci: Konflik Tanah, PT. Fajar Baizury, Masyarakat Desa Cot Rambong.
Konflik ialah suatu pertikaian antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok. Konflik dalam penelitian ini tergolong konflik antar kelompok yaitu konflik tanah antara PT. Fajar Baizury dengan masyarakat Desa Cot Rambong Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya, 1996-2015.
Tujuan dari penelitian ini ialah (1) Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik masyarakat Desa Cot Rambong dengan PT. Fajar Baizury di Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, (2) Menjelaskan proses jalannya konflik, (3) Mendeskripsikan peranan Pemerintah dalam menyelesaikan konflik dan (4) Menjelaskan dampak konflik lahan masyarakat Desa Cot Rambong dengan PT. Fajar Baizury di Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah. Dengan prosedur atau langkah kerja pemelihat tema, heuristik/mengumpulkan sumber, verifikasi/kritik sumber, interpretasi/penafsiran sumber dan historiografi. Menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, observasi, dan studi pustaka.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) Konflik ini disebabkan oleh faktor perebutan lahan perkebunan akibat PT. Fajar Baizury mencaplok tanah milik masyarakat dan tidak adanya penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak perusahaan kepada masyarakat, (2) Jalannya konflik ini terlihat nyata beberapa kali seperti tahun 2014 yang melibatkan pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH), kepolisian dan aparat Pemerintah termasuk mahasiswa Univesitas Teuku Umar. Tahun 2015 yang ditandai dengan adanya aksi masyarakat menuntut penolakan terhadap pembebasan tanah untuk perusahaan PT. Fajar Baizury. Pada tahun 2016 konflik terjadi dalam bentuk pemblokiran jalan kebun milik PT. Fajar Baizury dan tahun 2017 ditandai dengan aksi pemasangan patok pembatas Hak Guna Usaha (HGU) PT. Fajar Baizury, (3) Pemerintah Daerah telah berperan penting dalam penyelesaiannya seperti membebaskan ditawan konflik dan menjadi sebagai fasilitator dalam konflik tersebut, dan (4) Dampak konflik yaitu terhambatnya mata pencaharian, kerugian bagi PT. Fajar Baizury karena terhambat jalannya aktivitas karena tidak adanya dukungan penuh oleh masyarakat setempat dan termasuk juga kerugian pada aspek pendanaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK