KARAKTERISTIK TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KARAKTERISTIK TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH)


Pengarang

DINDA NURUL HASANAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1503101010174

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)



ABSTRAK

DINDA NURUL HASANAH , KARAKTERISTIK TINDAK PIDANA
2019 PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vii, 85), pp., tabl., bibl.


Ainal Hadi, S.H., M.Hum.

Untuk mengetahui karakteristik tindak pidana pencurian dengan pemberatan maka digunakan statistik kriminal. Statistik kriminal merupakan data mengenai kriminalitas yang disusun menurut bentuk kejahtan, frekuensi, kejadian dari masing-masing bentuk kejahatan, wilayah kejadian dan tahun kejadian yang disusun baik secara resmi oleh pihak kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan negeri. Namun, pada kenyataan statistik kriminal tindak pidana pencurian dengan pemberatan belum disusun secara detail dan lengkap.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, untuk mengetahui motif pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan sanksi pidananya, serta untuk mengetahui upaya penanggulangan tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut.
Metode penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yang yang berlokasi di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh. Penelitian Kepustakaan degan cara membaca buku teks , sekunder seperti putusan-putusan, dan tersier seperti kamus. Data yang diperoleh, dianalisis, dan disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 91 kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada tahun 2016-2018. Karakteristik Pelaku yang berdominan yaitu berjenis kelamin laki-laki (97%), korban yang berdominan juga berjenis kelamin laki-laki (74%), rentang usia pelaku tertinggi diatas 18 tahun (97%), wilayah dan bulan terjadinya tindak pidana tertinggi yaitu Kecamatan Kuta Alam (22%) dan bulan Oktober (15%), tempat lahir pelaku tertinggi (54%) ,objek pencurian tertinggi didalam kediaman (84%) pekerjaan pelaku tertinggi yaitu swasta (86%), pendidikan pelaku yang tertinggi yaitu tidak diketahuinya pendidikan (36%), cara melakukan tindak pidana tertinggi dengan cara membongkar, memecah, atau memanjat atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu (31%), jenis tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku tertinggi yaitu ke 4 dan ke 5 (24%), lama waktu tuntutan tertinggi yaitu 18 bulan dan 24 bulan (24%), lama waktu sanksi yang dijatuhkan
24 bulan (22%). Motif pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan yaitu motif ekonomi dan narkotika. Upaya penanggulangan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dilakukan dengan jalur penal dan jalur non penal.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada pihak Pengadilan Negeri
Banda Aceh untuk menyusun statistik kriminal lebih jelas dan detail.



i

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK