ANALISIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL DAN MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PADA BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ILMU PELAYARAN (BP2IP) MALAHAYATI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL DAN MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PADA BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ILMU PELAYARAN (BP2IP) MALAHAYATI ACEH


Pengarang

HELMI SATRIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1701202010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S2) / PDDIKTI : 61101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Manajemen Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.312 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Abstrak Karya Akhir diserahkan kepada Panitia Komisi Ujian untuk mendapatkan gelar
Magister Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala.
ANALISIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL DAN MANAJEMEN KEPEMIMPINAN
PADA BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ILMU PELAYARAN
(BP2IP) MALAHAYATI ACEH
Oleh
HELMI SATRIA
1701202010047
Konsentrasi : Manajemen Umum
Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan kearifan budaya lokal dan manajemen
kepemimpinan terhadap motivasi kerja serta dampaknya secara simultan terhadap kinerja pegawai.
Sebagai objek dari penelitian ini adalah kearifan budaya lokal, manajemen kepemimpinan, motivasi
kerja dan kinerja pegawai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BP2IP 148 pegawai.
Pengambilan sampel dengan metode sensus yakni keseluruhan populasi dijadikan sampel. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa dari 5 hipotesis direct yang ada hanya 1 yang tidak significant yaitu
pengujian manajemen kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai arena memiliki nilai CR dan P
yang tidak memenuhi syarat. Hasil pengujian hipotesis tidak langsung yakni kearifan budaya lokal dan
manajemen kepemimpinan terhadap kinerja pegawai yang melalui motivasi kerja adalah tidak
signifikan. Motivasi kerja pegawai dalam hal ini perannya adalah partial mediating. Dari hasil temuan
penelitian ini, terbukti variabel Motivasi kerja yang memilki angka koefisien beta terbesar yang dapat
digambarkan sebagai pemicu terbesar dalam mendorong peningkatan kinerja pegawai dibandingkan
variabel lainnya karena motivasi kerja memiliki nilai beta terbesar yaitu 71,3%. Oleh sebab itu bila
kinerja pegawai menjadi fokus utama untuk ditingkatkan, maka harus dilakukan melalui peningkatan
motivasi kerja pegawai yang lebih baik, sehingga dapat memicu meingkatnya kinerja pegawai pada
BP2IP Malahayati Banda Aceh ini.
Kata Kunci: Kearifan Budaya Lokal, Manajemen Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai,
Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Malahayati Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK