//

KAPASITAS PENANGKAPAN KAPAL PUKAT CINCIN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA, KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang INDA MARDHATILLAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Provinsi Aceh memiliki potensi sumber daya ikan yang sangat besar dengan aktifitas upaya penangkapan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kegiatan perikanan pukat cincin di kota Banda Aceh berpusat di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja. Pukat cincin adalah alat tangkap yang menangkap ikanikan pelagis dalam jumlah besar, sehingga upaya penangkapan yang berlebihan akan mempengaruhi stok ikan-ikan yang menjadi target tangkapan di perairan tersebut. Kajian kapasitas penangkapan di PPS Kutaraja masih sangat kurang, sehingga sulit untuk merumuskan program pengelolaan sumberdaya ikan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji produksi bulanan hasil tangkapan pukat cincin tahun 2018 dan menghitung kapasitas penangkapan kapal pukat cincin di PPS Kutaraja. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan data primer menggunakan metode probability sampling. Responden yang terpilih seperti pemilik kapal/pawang/anak buah kapal (ABK) dengan ukuran kapal 30 GT keatas dan jumlah sampel 66 kapal. Hasil penelitian menunjukkan kecenderungan produksi hasil tangkapan pukat cincin yang dominan tertangkap ikan tuna sirip kuning, cakalang, dan tongkol yang mengalami fluktuasi setiap bulannya. Produksi tuna sirip kuning tertinggi pada bulan Juli mencapai 191 ton, sedangkan ikan cakalang dan tongkol mencapai 770 dan 239 ton pada bulan April tahun 2018. Rata-rata hasil tangkapan per upaya penangkapan (CPUE) pada tahun 2013 hingga 2018 yaitu ikan tuna sebesar 0,796 ton/trip, cakalang sebesar 2,090 ton/trip dan tongkol mencapai 0,556 ton/trip dari unit penangkapan pukat cincin. Hasil perhitungan potensi lestari sumber daya ikan tuna sirip kuning adalah 2.482 ton/tahun dengan upaya penangkapan optimum 2.765 trip/tahun. Potensi maksimum lestari ikan cakalang sebesar 5.880 ton/tahun dengan upaya penangkapan optimum sebesar 2.656 trip/tahun, sedangan potensi maksimum lestari ikan tongkol sebesar 1.506 ton/tahun dengan upaya penangkapan optimum 2.517 trip/tahun. Kata Kunci: Kapasitas penangkapan, potensi maksimum lestari, pukat cincin, upaya ABSTRACT The province of Aceh has big potential of fish resources with the activity of fishing effort which is increasing from year to year. In Banda Aceh, the activity of purse seine fisheries is located in Ocean Fishing Port (PPS) Kutaraja. Purse seines are fishing gear which is used in order to catch pelagic fish in large quantity, so that the excessive fishing effort will influence fish stocks being targeted catch in these ocean. There is few study has been done on this topic, so it is a little difficult to find references regarding this research. However, it is very important to make further study, so that people in Banda Aceh can have a sustainable management of marine resources. This study aims to assess of monthly production of purse seine in 2018 and count the fishing capacity of purse seine vessels in PPS Kutaraja. This study was conducted within September to December 2018. This study used a descriptive method with primary data collection using probability sampling method. Respondents were selected to the ship owner / captain / crew (ABK) to the size of the vessel 30 GT or more and the number of samples of 66 vessels. Purse seine predominantly caught yellowfin tuna, skipjack, and mackerel tuna, and the production was fluctuating every month. The highest production of yellowfin tuna was 191 tons which was in July. Meanwhile, skipjack and mackerel tuna production were 770 and 239 tons respectively, and both happened in April. In 2013 to 2018, the average catch per fishing effort (CPUE) of purse seine fishing unit for yellow fin tuna, skipjack, and mackerel tuna are 0,796 tons/trip, 2,090 tons/trip, and 0,556 tons/trip respectively. The result based on calculation for sustainable resources of yellowfin tuna was 2,482 tons/year with optimum fishing effort 2,765 trip/year. The maximum potential of sustainable skipjack amounted to 5,880 ton/year with optimum fishing effort 2,565 trip/year, whereas the maximum potential of sustainable mackerel tuna was 1,506 ton/year with optimum fishing effort 2,517 trip/year. Keywords : Fishing capacity, maximum sustainable yield, purse seine, effort

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAPASITAS PENANGKAPAN KAPAL PUKAT CINCIN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA, KOTA BANDA ACEH (INDA MARDHATILLAH, 2019)

KAJIAN IDENTIFIKASI BAHAN DAN KONSTRUKSI PUKAT CINCIN DI PELABUHAN PENDARATAN IKAN LHOK PAWOH SAWANG, ACEH SELATAN (Mukhtar Wali, 2020)

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN PUKAT CINCIN DI LAMPULO BANDA ACEH (Neliyana, 2021)

PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA DI BANDA ACEH (Ade Setiawan, 2014)

ANALISIS PENYEDIAAN DAN TINGKAT KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK AKTIVITAS PENANGKAPAN IKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA (DESDE MONA VRIDIA RANTI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy