//

UJI TOKSISITAS PENGENDALIAN KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA L.) DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI PESTISIDA ORGANIK DARI KULIT AKAR TUBA ( DERRIS ELLIPTICA BENTH.) DAN BIJI PINANG (ARECA CATECHU L.)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Maimunah - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Maimunah. 2019. Uji Toksisitas Pengendalian Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) dengan Menggunakan Kombinasi Pestisida Organik dari Kulit Akar Tuba (Derris elliptica Benth.) dan Biji Pinang (Areca catechu L.). Skripsi. Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Drs. Supriatno, M.Si., Ph.D., (2) Dr. Khairil, M.Si. Kata kunci: Toksisitas, Pestisida Organik, Kulit Akar Tuba, Biji Pinang, Keong Mas Keong mas merupakan hama pada tanaman padi di areal persawahan. Keong mas mampu menyerang tanaman padi pada umur 3 minggu setelah tanam, semakin banyak keong mas yang berada pada tanaman padi maka presentase tanaman terserang juga semakin meningkat, sehingga dibutuhkan cara yang tepat untuk mengendalikannya. Salah satu cara yang tepat untuk mengendalikan keong mas adalah dengan pemberian pestisida organik. pestisida organik yaitu pestisida yang berasal dari tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman, antara lain adalah kulit akar tuba dan biji pinang. Penelitian ini bertujuan mengetahui uji toksisitas pengendalian keong mas dengan menggunakan kombinasi pestisida organik dari kulit akar tuba dan biji pinang. Penelitian ini dilakukan di Kampung Beranang, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama kulit akar tuba dengan 4 taraf dan faktor kedua biji pinang dengan 4 taraf sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dan dilakukan 4 kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian yaitu jumlah mortalitas dari keong mas. Data di analisis dengan ANAVA dan dilakukan uji lanjut berupa uji jarak nyata Duncan (JNTD) serta dilakukan analisis probit. Hasil penelitian pada pengamatan 12 jam, 24 jam, 36 jam, 48 jam, 60 jam dan 72 jam setelah perlakuan menunjukkan hasil yang sangat berbeda nyata yaitu (Fhitung >Ftabel) pada taraf signifikan 0,05. Nilai LC50 yang menyebabkan mortalitas pada keong mas adalah 29 ml yang mendekati konsentrasi 30 ml. Konsentrasi yang efektif menyebabkan jumlah mortalitas keong mas tertinggi terdapat pada perlakuan T3P3 (konsentrasi 60 ml ekstrak). Simpulan dari penelitian ini adalah kombinasi ekstrak kulit akar tuba dan biji pinang berpengaruh terhadap mortalitas keong mas.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI AKTIFITAS EKSTRAK N-HEKSAN, ETIL ASETAT DAN METANOL TUMBUHAN AKAR TUBA (DERRIS ELLIPTICA) TERHADAP KECOA (PERIPLANETA AMERICANA) (Nurul Akma Dewi, 2017)

UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN KIRINYUH (EUPATORIUM ODORATUM L.) TERHADAP MORTALITAS KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA) (Nurhasbah, 2016)

PENGENDALIAN HAMA KEONG MAS (POMACEACANALICULATA)RNDENGAN EKSTRAK KUNYIT KETUMBU (CURCUMA MANGGA)RNDI PERSAWAHAN GAMPONG LAMPUUK KECAMATAN KUTA BARORNKABUPATEN ACEH BESAR (Fitriani, 2014)

PENGARUH PERENDAMAN RESIN AKRILIK HEAT CURED DALAM EKSTRAK METANOL BIJI PINANG (ARECA CATECHU L) 20% TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN (Dwi Nurfitri, 2018)

STUDI ETNOBOTANI TANAMAN PINANG (ARECA CATECHU L) DI KABUPATEN ACEH SELATAN (Nurjalia, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy