//

ANALISA USAHA DAN PEMASARAN EMPING MELINJO DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang M.yogi Royfhandi - Personal Name
SubjectMARKETS - AREA PLANNING
PRODUCT
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

ANALISA USAHA DAN PEMASARAN EMPING MELINJO DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE Fakhruddin@unsyiah.ac.id Abstract This study aims to determine the business analysis and marketing of melinjo chips in Pidie District, Mutiara District. The analytical method used is descriptive analysis method using primary data, the number of samples used in this method is 40 melinjo chips and 6 melinjo chips. Determination of the Number of Samples using purposive random sampling method. The results showed that the production of emping melinjo for each month can produce an average of 166.5 kg with a daily production of 4.16 kg. The average monthly income for melinjo chips is IDR 9.960.000,- or IDR 332.000,- evry day, equivalent to IDR 60,000 / kg. While the profits of the craftsmen every month are as much as IDR 3.824.170,-or IDR. 127.472,- every day, equivalent to Rp. 30.642/kg . Marketing margin in Channel B Pattern (Craftsman - Tengkulak / Agent - Trader) is IDR 15,000 / kg, while in Channel A Pattern (Craftsmen - Traders) the margin is 10.000,- This means Channel B pattern is more efficient than Channel A pattern in melinjo chips marketing. at the research location. Keywords: cost analysis, marketing margin, marketing channel,purposive random sampling Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis usaha dan pemasaran emping melinjo di Kabupaten Pidie Kecamatan Mutiara. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan menggunakan data primer, jumlah sampel yang digunakan dalam metode ini berjumlah 40 pengrajin emping melinjo dan 6 pedagang emping melinjo. Penetapan Jumlah Sampel menggunakan metode purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi emping melinjo untuk setiap bulan rata-rata dapat menghasilkan 166,5 kg dengan produksi perhari sebanyak 4,16 Kg. Pendapatan rata-rata pengrajin emping melinjo setiap bulannya sebanyak Rp 9.960.000,- atau Rp 332.000,- setiap harinya, setara dengan Rp 60.000/kg. Sedangkan keuntungan pengrajin setiap bulannya sebanyak Rp 3.824.170,- Rp 127.472,- setiap harinya, setara dengan Rp, 30.642/kg . Margin pemasaran pada Pola Saluran B (Pengrajin - Tengkulak/Agen – Pedagang) sebesar Rp 15.000/kg, sedangkan pada Pola Saluran A (Pengrajin – Pedagang) marginnya diperoleh 10.000/Kg Artinya Pola Saluran B lebih efisien dari pada Pola Saluran A pada pemasaran emping melinjo di lokasi penelitian. Kata Kunci: analisis biaya, marjin pemasaran, saluran pemasaran, purposive random sampling

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA EMPING MELINJO PADA U.D. M.SAAD DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE (FAKHRI, 2020)

PENGEMBANGAN KELOMPOK PENGRAJIN EMPING MELINJO KECAMATAN MUTIARA BARAT DAN MUTIARA TIMUR KABUPATEN PIDIE 1988 – 2013 (Susi Yeni, 2018)

IDENTIFIKASI TINGKAT PENDAPATAN PENGRAJIN EMPING MELINJO DI KECAMATAN MUTIARA TIMUR KABUPATEN PIDIE (Zuheri Darma, 2020)

ANALISA USAHA DAN PEMASARAN EMPING MELINJO DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE (M.yogi Royfhandi, 2019)

SISTEM PEMASARAN EMPING MELINJO DI KABUPATEN PIDIE (ELDA ROZAINI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy