ANALISA USAHA DAN PEMASARAN EMPING MELINJO DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA USAHA DAN PEMASARAN EMPING MELINJO DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE


Pengarang

M.yogi Royfhandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1201101010066

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISA USAHA DAN PEMASARAN EMPING MELINJO
DI KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE

Fakhruddin@unsyiah.ac.id

Abstract
This study aims to determine the business analysis and marketing of melinjo chips in Pidie District, Mutiara District. The analytical method used is descriptive analysis method using primary data, the number of samples used in this method is 40 melinjo chips and 6 melinjo chips. Determination of the Number of Samples using purposive random sampling method. The results showed that the production of emping melinjo for each month can produce an average of 166.5 kg with a daily production of 4.16 kg. The average monthly income for melinjo chips is IDR 9.960.000,- or IDR 332.000,- evry day, equivalent to IDR 60,000 / kg. While the profits of the craftsmen every month are as much as IDR 3.824.170,-or IDR. 127.472,- every day, equivalent to Rp. 30.642/kg . Marketing margin in Channel B Pattern (Craftsman - Tengkulak / Agent - Trader) is IDR 15,000 / kg, while in Channel A Pattern (Craftsmen - Traders) the margin is 10.000,- This means Channel B pattern is more efficient than Channel A pattern in melinjo chips marketing. at the research location.
Keywords: cost analysis, marketing margin, marketing channel,purposive random sampling


Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis usaha dan pemasaran emping melinjo di Kabupaten Pidie Kecamatan Mutiara. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan menggunakan data primer, jumlah sampel yang digunakan dalam metode ini berjumlah 40 pengrajin emping melinjo dan 6 pedagang emping melinjo. Penetapan Jumlah Sampel menggunakan metode purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi emping melinjo untuk setiap bulan rata-rata dapat menghasilkan 166,5 kg dengan produksi perhari sebanyak 4,16 Kg. Pendapatan rata-rata pengrajin emping melinjo setiap bulannya sebanyak Rp 9.960.000,- atau Rp 332.000,- setiap harinya, setara dengan Rp 60.000/kg. Sedangkan keuntungan pengrajin setiap bulannya sebanyak Rp 3.824.170,- Rp 127.472,- setiap harinya, setara dengan Rp, 30.642/kg . Margin pemasaran pada Pola Saluran B (Pengrajin - Tengkulak/Agen – Pedagang) sebesar Rp 15.000/kg, sedangkan pada Pola Saluran A (Pengrajin – Pedagang) marginnya diperoleh 10.000/Kg Artinya Pola Saluran B lebih efisien dari pada Pola Saluran A pada pemasaran emping melinjo di lokasi penelitian.
Kata Kunci: analisis biaya, marjin pemasaran, saluran pemasaran, purposive random sampling

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK