//

UJI ANTIMIKROBA DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang FREGISKA DWI LYNDRA - Personal Name

Abstrak/Catatan

UJI ANTIMIKROBA DAUN MALAKA (Phyllanthus emblica) TERHADAP Staphylococcus epidermidis ABSTRAK Phyllanthus emblica dapat digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit seperti diabetes, diare, dan kanker. Selain itu dapat juga digunakan sebagai antioksidan, antimutagenik, antitumor, antiinflamasi, dan antimikroba. Penelitian ini fokus pada potensi daun malaka sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui zona hambat ekstrak daun malaka terhadap S. epidermidis. Ekstrak daun malaka diuji sebagai antibakteri menggunakan metode disc diffusion (Kirby Bauer) dengan konsentrasi 5%, 25%, dan 50%. Vancomycin digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan akuades untuk ekstrak etanol dan tween 80 untuk ekstrak etil asetat digunakan sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona hambat ekstrak etanol daun malaka dengan konsentrasi 5% adalah 6,90 mm, 25% adalah 11,02 mm, 50% adalah 12,65 mm, sedangkan zona hambat ekstrak etil asetat konsentrasi 5% adalah 2,67 mm, 25% adalah 6,32 mm, dan 50% adalah 7,97 mm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun malaka dapat menghambat pertumbuhan S. epidermidis. Kata kunci: Daun malaka, Staphylococcus epidermidis, diameter zona hambat ANTIMICROBIAL TEST OF MALACCA LEAVES (Phyllanthus emblica) AGAINSTS Staphylococcus epidermidis ABSTRACT Phyllanthus emblica can be used in the treatment of various diseases like diabetes, diarrhea, and cancer. It can also be used as an antioxidant, antimutagenic, antitumor, antiinflamatory, and antimicrobial. This research focused on the potential of malacca leaves as antimicrobial. The aim of this research was to determine the inhibition zone of malacca leaves extract againsts S. epidermidis. Extract of malacca leaves tested as antibacterial using disc diffusion (Kirby Bauer) method with 5%, 25%, and 50% concentration. Vancomycin was used as positive control, while aquades for ethanol extract and tween 80 for ethyl acetate extract were used as negative control. The results shows that inhibition zones of ethanol extract of malacca leaves by 5% concentration was 6,90 mm, 25% was 11,02 mm, 50% was 12,65 mm, while inhibition zone of ethyl acetate extract by 5% concentration was 2,67 mm, 25% was 6,32 mm, and 50% was 7,97 mm. It can be concluded that extract of malacca leaves can inhibit the growth of S. epidermidis. Keywords: Malacca leaves, Staphylococcus epidermidis, inhibition zone

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK N-HEKSAN DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINOKULASI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS SECARA IN VIVO ANTI-BACTERIAL ACTIVITY OF N-HEXANE EXTRACT OF MALACCA LEAVE (PHYLLANTHUS EMBLICA) ON MICE (MUS MUSCULUS) INOCULATED BY STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS IN VIVO (NADA SARAH SYAHPUTRI, 2021)

UJI SENSITIVITAS DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA (TADWINI PUTRI AULIA, 2019)

UJI SENSITIVITAS STAPHYLOCOCCUS AUREUS TERHADAP EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) (Wanti Shelvy Maulizar , 2015)

UJI INFUSA DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP KADAR KOLESTEROL DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG HIPERKOLESTEROLEMIA (Sartika Silvana, 2015)

UJI AKTIVITAS EKTSRAK ETANOL SAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) (RANI OKTARI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy