PEMANFAATAN ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA (L.)) SEBAGAI SUMBER SELULOSA PADA PEMBUATAN KOMPOSIT KITOSAN-SELULOSA PADA SISTEM PENGHANTAR OBAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMANFAATAN ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA (L.)) SEBAGAI SUMBER SELULOSA PADA PEMBUATAN KOMPOSIT KITOSAN-SELULOSA PADA SISTEM PENGHANTAR OBAT


Pengarang

Lely Puspika Anggraini - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408103010014

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah melakukan modifikasi khitosan dengan selulosa dari alang-alang dan melakukan uji terhadap kemampuannya sebagai penghantar obat. Pola XRD menunjukkan derajat kristalinitas selulosa yang diisolasi dengan H2SO4 40% (v/v) sebesar 48,75%. Selulosa yang memiliki kristalinitas tinggi digunakan sebagai bahan pengisi pembuatan komposit. Komposit yang diperoleh dikarakterisasi menggunakan X-ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infrared (FT-IR) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Analisis spectrum FT-IR menunjukkan pita-pita khas pengisi komposit. Pola XRD menunjukkan kristalinitas komposit yang tinggi dan SEM menunjukkan morfologi dari komposit. Komposit yang mampu melepaskan obat secara lambat yaitu pada variasi selulosa 0,07 gram menghasilkan %efisiensi penyerapan sebesar 22,93%, uji daya mengembang sebesar 70,8, dan uji disolusi memiliki waktu pelepasan obat yang paling lambat yang disebabkan penambahan filler dari selulosa.


Kata Kunci: alang-alang, khitosan, selulosa, uji disolusi, penghantar obat.


ABSTRACT
The purpose of this research was to modify chitosan with cellulose from reeds and to study its application in drug delivery systems. XRD pattern showed that cellulose isolated with 40% H2SO4 was 48.75%. Cellulose with high crystallinity was used as a filler on composite preparation. The obtained composites was characterized using X-ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infrared (FT-IR), and Scanning Electron Microscope (SEM). FT-IR spectrum analysis showed typical bands of components in composite. XRD pattern showed high crystallinity of composite and SEM showed the morphology of the composite. Composite that release drug slower was the composite contained cellulose 0.07 gram that showed adsorption efficiency 22.93%, swelling ratio of 70.8, and based on dissolution test, it showed the slowest drug release rate due to the addition of cellulose in the composite.

Key words: reeds, chitosan, cellulose, dissolution test, drug delivery systems.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK