PENGARUH PERBEDAAN RASIO INDUKAN PUYUH JANTAN HYBRID DAN PUYUH BETINA JEPANG (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) TERHADAP KUALITAS DOQ | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PERBEDAAN RASIO INDUKAN PUYUH JANTAN HYBRID DAN PUYUH BETINA JEPANG (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) TERHADAP KUALITAS DOQ


Pengarang

Ajria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405104010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Permasalahan yang terjadi saat ini di berbagai peternakan puyuh ialah penyediaan bibit sendiri sebagai indukan dengan cara perkawinan yang ada hubungan kekerabatan dekat (sedarah) tanpa persilangan dengan bibit baru dari luar. Akibatnya bibit-bibit yang dihasilkan dari hasil perkawinan tersebut mengalami kecacatan karena pengaruh inbreeding yang telah melampaui batas. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas puyuh yaitu dengan dilakukannya perkawinan silang (Cross Breeding) pada indukan puyuh. Perkawinan silang ini sangat baik jika dilakukan antara dua jenis puyuh yang memiliki kelebihan yang berbeda seperti puyuh Jepang (Coturnix coturnix japonica) dan puyuh Hybrid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan rasio indukan puyuh jantan Hybrid dan puyuh betina Jepang (Coturnix coturnix japonica) terhadap kualitas DOQ. Parameter yang diamati yaitu fertilitas, kematian embrio, daya tetas, berat tetas, mortalitas dan rasio DOQ jantan betina. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbedaan rasio indukan puyuh Hybrid jantan dan puyuh betina Jepang tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap fertilitas, kematian embrio, daya tetas, berat tetas, mortalitas dan rasio DOQ jantan betina. Meskipun tidak berbeda nyata, fertilitas dan daya tetas tertinggi hasil persilangan puyuh jantan Hybrid dan puyuh betina Jepang (Coturnix coturnix japonica) yaitu pada P4 dengan perbandingan indukan dan pejantan 4:4.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK