STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH DALAM MENANGGULANGI KASUS DIFTERI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH DALAM MENANGGULANGI KASUS DIFTERI


Pengarang

Cut Shafira Ulfa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410102010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai strategi
komunikasi yang digunakan oleh Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam
menangani Kasus Difteri, kendala-kendala dalam pelaksanaan strategi komunikasi
serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam menangani
Kasus Difteri. Teori yang digunakan adalah Teori Model Kepercayaan Kesehatan
(Health Belief Model Theory) dijadikan acuan oleh peneliti sebagai landasan
teoritis dalam penelitian karena dapat menggambarkan bagaimana komunikasi
yang telah direncanakan dengan baik oleh Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh
untuk mempengaruhi masyarakat sehingga dapat mengubah persepsi pribadi.
Peneliti melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif jenis deskriptif.
Teknik pemilihan informan yang digunakan ialah teknik Purposive Sampling
dengan 6 informan. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi,
wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan,
diperoleh hasil bahwa: 1. Promotif, 2. Preventif, 3. Kuratif, 4. Rehabilitatif.
Kendala yang menjadi penghambat dari penyebarluasan informasi difteri yakni
sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan belum maksimal, sampai
penggunaan media oleh masyarakat juga masih kurang. Dalam hal ini penggunaan
media massa masih sangat minim dilakukan oleh masyarakat. Sehingga informasi
ini tidak dapat sampai kepada masyarakat.

Kata Kunci : strategi komunikasi, menanggulangi kasus difteri.



xii




ABSTRACT
This research aimed to obtain the portrayal of communication strategy used by
public health office of Banda Aceh in settling diphtheria cases, the challenges in
the implementation of the communication strategy, as well as the efforts
conducted to face the challenges. Theory used by the author is Health Belief
Model Theory as a theoretical foundation in this research, due to its ability to
portray how the well-planned communication by the public health office of Banda
Aceh to persuade the society, so that their individual perception can be changed.
The author employed qualitative descriptive approach in this research. Purposive
sampling technique was employed to select the 6 informants. Data collecting
methods in research included observation, interview, and documentation. Based
on the conducted research, it was obtained that:1. Promotif, 2. Preventif, 3.
Kuratif, 4. Rehabilitatif. The challenge of distributing information about
diphtheria was, the socialization conducted by the public health office had not yet
optimal, where the use of media by the society is still lacking. In this regard, the
use of mass media was still minimum done by the society. Thus the information
was not able to reach the society.
Keywords: Communication strategy, Diphtheria Case Handling.


xii

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK