//

EFEKTIVITAS MINYAK CENGKEH UNTUK MENGENDALIKAN PATOGEN TERBAWA BENIH SECARA IN VITRO DAN IN VIVO PADA BENIH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Neza Puspita - Personal Name
SubjectTOMATOES - GARDEN CROP
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan konsentrasi minyak cengkeh untuk mengendalikan patogen terbawa benih pada benih tomat secara in vitro dan in vivo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan November 2017 di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor yang petama yaitu konsentrasi minyak cengkeh (C) yang terdiri atas 6 taraf yaitu 0,000%, 0,010%, 0,015%, 0,020%, 0,025%, 0,030%. Faktor kedua adalah jenis patogen (P) yang terdiri dari 2 taraf yaitu Fusarium oxysporum dan Pythium sp. Dengan demikian terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, sehingga didapatkan 36 satuan percobaan. Adapun parameter in vitro yang diamati adalah diameter koloni dan daya hambat patogen lalu parameter in vivo yang diamati adalah pre emergence damping off, post emergence damping off, keparahan penyakit dan tinggi tanaman tomat. Hasil penelitian menujukkan konsentrasi minyak cengkeh perpengaruh terhadap diameter koloni, daya hambat patogen, pre emergence damping off, post emergence damping off, keparahan penyakit dan tinggi tanaman tomat. Perbedaan jenis patogen yang digunakan berpengaruh terhadap diameter koloni, daya hambat patogen, keparahan penyakit dan tinggi tanaman, namun tidak berpengaruh nyata terhadap persentase pre emergence damping off dan persentase post emergence damping off. Konsentrasi minyak cengkeh yang terbaik untuk mengendalikan patogen terbawa benih baik secara in vitro maupun in vivo adalah 0,020%. Jenis patogen yang lebih dapat dikendalikan secara in vitro adalah F. oxysporum dan jenis patogen yang lebih dapat dikendalikan secara in vivo adalah Phytium sp. Kata kunci: Benih Tomat, Minyak Cengkeh, Fusarium oxysporum dan Pythium sp.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

DAYA HAMBAT FUNGISIDA NABATI TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONI PATOGEN SECARA IN VITRODAN VIABILITAS BENIH CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) (Nurul Azmi, 2015)

: EFEKTIVITAS RIZOBAKTERI KANDIDAT AGENS BIOKONTROL TERHADAP DAYA HAMBAT PERTUMBUHAN KOLONI PHYTHIUM SP SERTA PENGARUHNYA TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR DUA VARIETAS BENIH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) (Annisa Humaira, 2017)

EKSPLORASI DAN UJI KEMAMPUAN RIZOBAKTERI SEBAGAI KANDIDAT AGENS BIOKONTROL DALAM MENGHAMBAT PATOGEN FUSARIUM OXYSPORUM DAN PHYTIUM SP. TERBAWA BENIH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL) SECARA IN VITRO (Tia Royanti, 2017)

PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN FUNGISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN BEBERAPA PATOGEN SECARA IN VITRO DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.) (Haritsa Adli Putri, 2017)

DAYA HAMBAT MINYAK SERAI WANGI (ANDROPOGON NARDUS L.) TERHADAP PATOGEN TERBAWA BENIH SECARA IN VITRO DAN PENGARUHNYA TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH TERUNG (SOLANUM MELONGENA L.) (Aldina Cahaya, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy