PERANAN PELABUHAN PERIKANAN (PP) PUSONG TERHADAP AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI KOTA LHOKSEUMAWE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANAN PELABUHAN PERIKANAN (PP) PUSONG TERHADAP AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI KOTA LHOKSEUMAWE


Pengarang

Riska Amalia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200180004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pelabuhan perikanan memegang peran dan fungsi yang sangat penting dalam menunjang aktivitas perikanan tangkap. Ketidakberperannya pelabuhan dengan baik dalam penyediaan fasilitas maupun ketidakcukupan kapasitas salah satu fasilitas yang diperlukan dan tata letaknya tidak mendukung akan dapat menghambat kelancaran berbagai aktivitas di pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pelabuhan perikanan (PP) Pusong dalam menunjang aktivitas perikanan tangkap di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari dengan menggunakan metode desktiptif yang bersifat survei terhadap aktivitas dan fasilitas PP Pusong. Analasis dilakukan secara deskriptif setelah dilakukan identifikasi terhadap fasilitas dan aktivitas yang ada dan perhitungan kembali kapasitas tempat pelelangan ikan, dermaga, kolam pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tiga belas jenis aktivitas kepelabuhanan perikanan yang tercantum dalam UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perikanan, maka PPI Pusong telah melaksanakan 9. Namun pengelolaan maupun aktivitasnya belum optimal. Permasalahan pemanfaatan dermaga tidak berfungsi semestinya, luas kolam labuh yang sudah layak (120000 m2) namun kondisi kolam pelabuhan dan tambat labuh yang sangat dangkal sehingga nelayan tidak dapat mendaratkan hasil tangkapan mereka di dermaga. Gedung pelelangan yang tersedia tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini menyebabkan pemanfaatan fasilitas sangat rendah, dan menunjukkan peran pelabuhan kurang optimal dalam mendukung aktivitas perikanan tangkap yang akhirnya tidak dapat meningkatkan hasil produktivitas nelayan.


Kata kunci: Peran pelabuhan, fasilitas, produktivitas, kapasitas, Lhokseumawe


















ABSTRACT
Fisheries ports have a very important role and function in supporting capture fisheries activities. the failure of the port to play well in the provision of facilities and inadequate capacity of one of the facilities needed and its layout does not support it will hamper the smooth running of various activities at the port. The purpose of this study to determine the role of fishing port (PP) Pusong in supporting capture fisheries activities in Lhokseumawe City. This research was carried out in February using the descriptive method that was surveyed on the activities and facilities of the ishing port (PP) Pusong. The analysis is carried out descriptively after identification of existing facilities and activities and recalculation of the capacity of the fish auction place, dock, port pool. The results of this study indicate that based on thirteen types of fishery port activities listed in the Republic of Indonesia Law Number 45 of 2009 concerning fisheries, the fishing port (PP) Pusong has carried out. But the management and activities are not optimal. The problem is the use of the dock is not functioning properly, a landing pool area is feasible (120000 m2) but the condition of the port and mooring and anchor an extremely shallow so that the fishermen not to land their catches at the dock. The available auction building does not function properly. This leads to extremely low utilization of facilities, and demonstrate the role of the port is less than optimal in support of fishing activities that ultimately can not increase fishing productivity gains.


Key Word: Port role, facilities, productivity, capacity, Lhokseumawe

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK