BUAH MELON (CUCUMIS MELO) SELAMA PENYIMPANAN DENGAN PENDEKATAN ARRHENIUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BUAH MELON (CUCUMIS MELO) SELAMA PENYIMPANAN DENGAN PENDEKATAN ARRHENIUS


Pengarang

Khairul Amri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205106010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENDUGAAN PENURUNAN KANDUNGAN TOTAL PADATAN TERLARUT BUAH MELON (Cucumis melo .) SELAMA PENYIMPANAN DENGAN PENDEKATAN ARRHENIUS

(Establishment Of Total Downloads Of Melon Seeds Fruit (CucumisMelo .) During Storage With Arrhenius Approach)
Khairul Amri1, Ratna1, Bambang Sukarno Putra1
Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala,
Jl. Tgk. H. Hasan Krueng Kalee, No. 10 Darussalam, Banda Aceh, 23111

Abstract

Analyzing quality during storage can be done by controllingcertain storage conditions as well as suspecting the rate of degradation that occurs. This study aims to estimate the decrease in total content of dissolved solids of melon fruit (Cucumis Melo .) during storage usimg Arrhenius equation approach. Melon fruit is stored with temperature variation ie 5°C, 10°C, and 30°C temperature. The analysis is performed everyday until the panellist reject with weight loss parameter, hardness level, total dissolved solid (TPT), vitamn C and Organolaptik test that is color, flavor, aroma, and texture.
The result of this study were obtained the highest weight loss percentage at storage temperature of 30 c at 22.2% with the length of storage day 10.the highest hardnest of melon fruit is 0.5 kg/ cm2 with day 25 days storage days. Total solube solids the highest melon at 10°C with 1.4% brix, with 25 days storage period. The highest percentage of vitamin C at 10°C storage temperature of 10.4 mg/100gr survives until 25th day. It is found that the prediction model of melon fruit loss rate during storage organolaptik test at 10°C and storage time up to 25 days, the score texture are 4.20, 3.4, 2.12, and 1.4.
Abstrak
Menganalisis mutu selama penyimpanan dapat dilakukan dengan mengendalikan kondisi penyimpanan tertentu serta menduga laju penurunan mutu yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menduga penurunan kandungan Total Padatan Terlarut Buah Melon (Cucumis melo.) selama penyimpanan mengunakan pendekatan persamaan Arrhenius.Buah melon disimpan dengan variasi suhu yaitu suhu 5 °C, 10°C, dan 30°C. Analisis dilakukan 5 hari sekali hingga panelis menolak dengan parameter Susut Bobot, Tingkat Kekerasan, Total Padatan Terlarut (TPT), Vitamin C Dan Uji Organoleptik Yaitu Warna, Rasa, Aroma, Dan Tekstur.
Hasil penelitian ini di peroleh presentase susut bobot tertinggi pada penyimpanan suhu 30°C sebesar 22,2% dengan lama penyimpanan hari ke- 10. Tingkat kekerasan tertinggi buah melon yaitu 0,5 kg/cm2 dengan lama penyimpanan hari ke- 25. Total padatan terlarut buah melon tertinggi pada suhu10°C dengan yaitu1,4 % brix, dengan lama penyimpanan hari ke- 25. presentase vitamin C tertinggi pada penyimpanan suhu 10°C sebesar 10,4 mg/100gr bertahan sampai hari ke- 25 Didapatkan model pendugaan laju penurunan mutu buah melon selama penyimpanan yaitu k 20465,58553e^(-3091,6(1/T) ).Uji organoleptik penyimpanan terbaik pada suhu 10°C dan lama penyimpanan hingga harike- 25, tekstur skornya yaitu 4.20, 3.4, 3, 2.12, dan 1.4
Kata kunci: Buah Melon (CucumisMelo ), Arrhenius dan Total Padatan Terlarut (TPT)







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK