//

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAUN TUMBUHAN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA )

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rohaya Afrida - Personal Name
SubjectCHEMICAL ANALYSIS
ORGANIC CHEMISTRY
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak n-heksana, etil asetat dan metanol daun tumbuhan biduri (Calotropis gigantea) terhadap Artemia salina dengan metode Brine shrimp. Daun biduri dimaserasi menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan metanol sehingga diperoleh rendemen berturut-turut 1,16%, 1,10% dan 4,22%. Ekstrak etil asetat selanjutnya dipisahkan dengan kromatografi kolom cair vakum, sehingga diperoleh tiga fraksi gabungan yaitu fraksi I, II dan III. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak kasar dan fraksi-fraksi ekstrak etil asetat daun biduri mengandung senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, terpenoid, fenol dan kumarin. Hasil uji aktivitas sitotoksik menunjukkan ekstrak etil asetat memiliki aktivitas sitotoksik lebih besar dibandingkan ekstrak n-heksana dan metanol dengan nilai LC50 masing-masing sebesar 109,69 μg/mL, 63,70 μg/mL dan 110,89 μg/mL sedangkan untuk fraksi I dan fraksi II adalah 163,26 dan 182,89 μg/mL. Kata Kunci: Calotropis gigantea, Artemia salina, aktivitas sitotoksik. ABSTRACT This study was intended to find out the cytotoxic activity extracts of n-hexane, ethyl acetate and methanol of Calatropis gigantea leaves against Artemia salina by using Brine shrimp lethality test (BSLT) method. C. gigantea leaves was macerated using the solvents n-hexane, ethyl acetate and methanol in order to obtain yield 1.16% , 1.19% and 4.22% respectively. The ethyl acetate extract was separated by using vacuum liquid column chromatography and obtained three combined of fractions, namely fraction I, II and III. Phytochemical test results showed the crude extract and fractions of ethyl acetate extract of C. gigantea leaves containing secondary metabolites such as alkaloids, terpenoids, phenols and coumarins. The BSLT results showed cytotoxic activity of ethyl acetate extract had greatest compare to n-hexane and methanol extracts with LC50 value 63.70, 109.69 and 110.89 μg/mL, while for fractions I and II were 163.26 and 182.89 μg/mL respectively. Keywords: Calatropis gigantea, Artemia salina, cytotoxic activity.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAUN TUMBUHAN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA ) (Rohaya Afrida, 2014)

POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) TERHADAP PORPHYROMONAS GINGIVALIS ATCC 33277 (Novita Putri Ranggaswuni, 2019)

ISOLASI SENYAWA SITOTOKSIK EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT AKAR BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) (Dewi Rara Maida, 2016)

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK KULIT BATANG BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) (Ichsan Saputra, 2014)

UJI EFEKTIVITAS ANTI PARASIT EKSTRAK DAUN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) TERHADAP LINTAH IKAN (PISCICOLA GEOMETRA) PADA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) (MUHAMMAD SYUKUR, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy