KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI JUMLAH BATUBARA PADA BRIKET BIJIH BESI TERHADAP PRILAKU REDUKSI DENGAN METODE DIRECT REDUCTION IRON (DRI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI JUMLAH BATUBARA PADA BRIKET BIJIH BESI TERHADAP PRILAKU REDUKSI DENGAN METODE DIRECT REDUCTION IRON (DRI)


Pengarang

Zahlul - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304102010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
Permintaan besi sebagai bahan baku pembuatan baja terus meningkat setiap tahun. Aceh sendiri memiliki potensi bijih besi sangat melimpah dan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan nilai tambah bahan tambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur reduksi terhadap kehilangan massa selama reduksi dan mempelajari pengaruh variasi komposisi batubara terhadap kehilangan massa selama reduksi dengan cara membuat briket bijih besi, batubara dan perekat. Perekat yang dipakai pada penelitian ini adalah damar dan aspal. Perbandingan komposisi briket bijih besi, batubara perekat (aspal dan damar) dengan bervariasi 95:00:05, 80:15:05,70:25:05 dan 60:35:05 terbentuk briket setelah ditekan dengan tekanan sampai 15 ton. Pengujian peleburan briket bijih besi dilakukan pada dapur peleburan dengan metode yang digunakan adalah metode Direct Reduction Iron (DRI) pada temperatur bervariasi dari 750°C, 850°C, 950°C dan 1050°C. Kehilangan massa briket bijih besi sangat dipengaruhi oleh temperatur reduksi, dimana kehilangan massa briket bijih besi tertinggi diperoleh pada temperatur reduksi 1050°C dengan perekat damar pada komposisi 60:35:05. Sedangkan kehilangan massa briket bijih besi terendah diperoleh pada temperatur reduksi 750°C dengan perekat aspal pada komposisi 95:00:05. Kehilangan massa briket bijih besi sangat dipengaruhi oleh variasi batubara yang disebabkan oleh proses peleburan. Pada penelitian ini pengaruh variasi batubara terhadap kehilangan massa briket bijih besi yang paling efektif adalah pada temperatur reduksi 1050°C dengan komposisi 60:35:05. Ditinjau dari keempat komposisi briket yang paling cepat kehilangan massa briket bijih besinya adalah komposisi 60:35:05 dengan temperatur reduksi 1050°C.
Kata kunci: Bijih Besi, Batubara, Dapur Peleburan, Media Perekat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK