IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP LISTRIK DINAMIS DI SMAN 6 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP LISTRIK DINAMIS DI SMAN 6 BANDA ACEH


Pengarang

NOVIA NANDA BALQIS N - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406103030026

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203

Penerbit

Banda Aceh : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRGA FAKULTAS KEGURUA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nasution, Novia Nanda Balqis. Identifikasi Miskonsepsi Siswa Dengan Menggunakan Peta Konsep Listrik Dinamis di SMAN 6 Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing :
(1) Dr. A. Halim, M.Si., (2) Drs. Ngadimin, M.Si

Kata Kunci: Identifikasi, Miskonsepsi, Peta Konsep, Listrik Dinamis
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa menggunakan peta konsep pada materi listrik dinamis, mendeskripsikan persentase miskonsepsi siswa pada materi listrik dinamis serta menguji keefektivitasan peta konsep dalam mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi listrk dinamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 SMAN 6 Banda Aceh dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa. Metode yang digunakan berupa survey tanpa perlakuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes diagnostik listrik dinamis menggunakan peta konsep. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan rata-rata sebanyak 18,5% siswa yang mengalami miskonsepsi (M), 38,25% siswa yang Tahu Konsep (TK) , 24,75% kurang pengetahuan atau Tidak Tahu Konsep (TTK) dan 18,5 Lucky Guess (LG). Adapun subkonsep yang dimiskonsepsikan terbesar pada konsep hambatan listrik dan konsep arus listrik DC dengan persentase 30%. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan peta konsep dalam mengidentifikasi miskonsepsi ini efektif dalam mengetahui tingkat pemahaman dan mengungkapkan miskonsepsi siswa. Dalam instrumen peta konsep yang telah peneliti lakukan soal yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi lebih cocok atau dominan dengan memberikan soal pengetahuan dan memahami.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK