//

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK KULIT AKAR TUMBUHAN BIDURI (C. GIGANTEA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang cut rita dahlia - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untukmenguji aktivitas sitotoksik ekstrak kulit akar tumbuhan biduri menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dan fraksinasi menggunakan metode kromatografi kolom cair vakum (KKCV). Pengujian aktivitas sitotoksik dilakukan terhadap semua ekstrak dan fraksi gabungan dari hasil fraksinasi ekstrak etil asetat. Hasil ekstraksi kulit akar tumbuhan biduri(5,3 kg) menggunakan pelarut metanol menghasilkan ekstrak metanol sebanyak 73,04 g. Hasil partisi menggunakan pelarut n-heksan dan etil asetat menghasilkan ekstrak pekat n-heksan dan etil asetat masing-masing sebanyak 19,2 g dan 27,73 g, sedangkan ekstrak pekat metanol diperoleh sebanyak 24,67 g. Hasil uji fitokimia akar segar, ekstrak dan fraksi gabungan positif mengandung metabolit sekundersaponin, kumarin dan terpenoid. Hasil uji aktivitas sitotoksik terhadap larva Artemia salina menghasilkan nilai LC50 sebesar63,82 ppm untuk ekstrak metanol, 36,79ppm untuk ekstrak etil asetat dan 72,84ppm untuk ekstrak n-heksan. Nilai LC50 fraksi gabungan A-F masing-masing yaitu 593,82ppm, 595,88ppm, 20,29ppm, 18,94ppm, 31,61ppm dan 94,35ppm. Kontrol positif (vinkristin sulfat) mempunyai nilai LC50 sebesar 0,21 ppm. Kata Kunci: Biduri, BSLT, sitotoksik, Artemia salina ABSTRACT This study was conducted to examine thecytotoxicactivity ofC. gigantearoot barkextract by usingBrine ShrimpLethality Test(BSLT)andfractionation usingvacuumliquidcolumn chromatography.The cytotoxic activity assay was performed to all extract and combined of fractions from the ethyl acetate extract. The methanolextracts from C. gigantea root bark extraction by usingmethanol solvent was 73.04 g.From the partition using n-hexane and ethyl acetate as the solvents we obtained 19.2 g and 27.73 g extracts, while asthe concentrated methanol extract results in 24.67 g. From the phytochemical test of fresh root, extract and combined fractions, we obtained positive results of secondary metabolites such as saponins, coumarins and terpenoids. The cytotoxic activity assay against Artemia salina larvae resulted in LC50 values of 63.82 ppm for methanol extract, 36.79 ppm for ethyl acetate extract and 72.84 ppm forn-hexane extract.LC50 values of combined fractionsA, B, C, D and F were 593.82, 595.88, 20.29, 18.94, 31.61 and 94.35 ppm respectively and positive control (vincristine sulphate) has LC50 value of 0.21 ppm. Keyword:C. gigantea, BSLT, cytotoxic, Artemia salina

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK KULIT BATANG BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) (Ichsan Saputra, 2014)

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK KULIT AKAR TUMBUHAN BIDURI (C. GIGANTEA) (cut rita dahlia, 2014)

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAUN TUMBUHAN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA ) (Rohaya Afrida, 2014)

SKRINING SITOTOKSIK EKSTRAK METANOL TUMBUHAN FAMILI ANNONACEAE (Ade Fitria, 2020)

UJI TOKSISITAS AKUT DARI EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT AKAR BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI GINJAL PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR JANTAN (AULIA RIZKI, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy