//

MODEL EPIDEMI SEIV TERHADAP PENGARUH PEMBERIAN VAKSINASI PADA PENYEBARAN PENYAKIT POLIO

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ratna Juwita - Personal Name
SubjectVACCINES - PHARMACOLOGY
MMUNIZATION - DISEASE CONTROL
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penyakit polio merupakan salah satu penyakit menular mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian. Penyakit polio menular disebabkan oleh virus Polio yang menyebabkan kerusakan pada bagian sususan saraf. Salah satu cara penanggulangan penyakit polio yang sudah dilakukan saat ini adalah proses vaksinasi. Model yang digunakan adalah pengembangan dari model epidemi SEIV yang diperoleh dari Agarawal dan Bhaduriah (2011) dengan menambahkan bentuk vaksinasi menjadi 4 bagian yaitu V1; V2; V3, dan V4 (vaksinasi tahap pertama, vaksinasi tahap kedua, vaksinasi tahap ketiga, dan vaksinasi tahap keempat) berupa sistem persamaan nonlinear dan nonhomogen. Model diselesaikan dengan menentukan titik kesetimbangan : titik kesetimbangan bebas penyakit, kemudian melihat kestabilan dari titik kesetimbangan dan menganalisa solusi yang diperoleh dari model tersebut. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari model, proses vaksinasi mempengaruhi proses penyebaran penyakit polio. Semakin tinggi tingkat vaksinasi yang diberikan yaitu 0.6, maka penyebaran penyakit polio semakin berkurang. Kata kunci : Polio, Model SEIV, sistem persamaan diferensial. ABSTRACT Polio is an infectious disease which causes paralysis and even death. It is caused by polio virus transmitted from dirty environment, whether from water, dirt, or living place. One way to prevent the polio disease spread, which has been done so far, is the process of vaccination. In this study, it will be investigated the e ect of vaccination to the spread of polio disease. The model used is the development of the epidemic model SEIV of polio disease spread in the non-constant population by adding vaccination process in four stages, V1, V2, V3, and V4. The model is solved by determining the equilibrium point, the disease-free equilibrium point, then the stability of the equilibrium point is analyzed. Based on the results obtained from the model, the vaccination process a ects the spread of polio. If the given vaccination level is high, then the spread of polio disease dwindle. Keywords : Polio, SEIV model, di erential equation system.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISA MATEMATIKA MODEL PENYEBARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS TIPE SEIRDENGAN UNSUR VAKSINASI DANPENGOBATAN (SYARIFAH CHAIRA ZULFA, 2018)

MODEL MATEMATIKA VAKSINASI ANAK BERDASARKAN KELOMPOK UMUR (Yesi Budaya Sari, 2018)

ANALISA PENYEBARAN PENYAKIT TUBERCULOSIS TIPE SEIR (Sriwahyuni, 2017)

MODEL PENYEBARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DENGAN MASA PENYEMBUHAN (Natasya Ayuningtia, 2018)

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI POLIO DI GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTA RAJA BANDA ACEH (Nurul Maghfirah, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy