MODIFIKASI KITOSAN MENGGUNAKAN PASIR BESI DAN GLUTARALDEHID SERTA APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH MERKURI DI PERTAMBANGAN EMAS MANGGAMAT, ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MODIFIKASI KITOSAN MENGGUNAKAN PASIR BESI DAN GLUTARALDEHID SERTA APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN LIMBAH MERKURI DI PERTAMBANGAN EMAS MANGGAMAT, ACEH


Pengarang

FITRI PURNAMA WATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1308103010021

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pembuatan bead kitosan magnetik berikatan silang glutaraldehid telah dilakukan
dan diaplikasikan pada penyerapan ion logam merkuri pada air limbah daerah
pertambangan emas Manggamat, Aceh. Bead kitosan magnetik berikatan silang
glutaraldehid dibuat dengan variasi komposisi kitosan, glutaraldehid, dan Fe

yang bersumber dari proses isolasi pasir besi pantai Syiah Kuala Banda Aceh.
Berdasarkan hasil penelitian, bead kitosan magnetik berikatan silang glutaraldehid
yang terbaik diperoleh pada komposisi kitosan sebanyak 0,35 g, Fe
sebanyak
0,5 g, dan glutaradehid sebanyak 0,01 g. Hasil Uji adsorpsi menunjukkan daya
serap optimum diperoleh pada pH 4 dengan waktu kontak 80 menit. Isoterm
adsorpsi bead kitosan magnetik berikatan silang glutaraldehid terhadap ion logam
merkuri mengikuti model isoterm Langmuir dan Freundlich. Berdasarkan
persamaan isoterm Langmuir diperoleh kapasitas adsorpsi maksimum (Qm)
sebesar 13,192 mg/g. Selanjutnya bead kitosan magnetik berikatan silang
glutaraldehid dapat diaplikasikan untuk penyerapan ion logam merkuri pada air
limbah pertambangan emas dengan kapasitas penyerapan mencapai 96 %.

Kata kunci: Kitosan Magnetik, ikat silang, glutaraldehid, isoterm adsorpsi
ABSTRACT
The preparation of glutaraldehyde crosslinked magnetic chitosan bead had been
conducted and applied for mercury ions adsorption from gold mining area
wastewater in Manggamat, Aceh. The glutaraldehyde crosslinked magnetic
chitosan bead was prepared with variation of chitosan, glutaraldehyde, and Fe

compositions which was isolated from iron sand of Syiah Kuala beach in Banda
Aceh. Based on the study, the best glutaraldehyde crosslinked magnetic chitosan
beads of were obtained at chitosan 0.35 g, Fe
3
O
0.5 g, and glutaraldehyde 0.01 g.
The results of adsorption study exhibited optimal adsorption capacity on pH 4
with 80 minutes contact time. The adsorption isotherm of the glutaraldehyde
crosslinked magnetic chitosan bead was fitted with Langmuir and Freundlich
isotherm models. Based on Langmuir isotherm, the maximum adsorption capacity
(Qm) was 13.192 mg/g. The glutaraldehyde crosslinked magnetic chitosan bead
was applicable to adsorb mercury ions from gold mining wastewater with
adsorption capacity reached 96%.

Keywords: Magnetic chitosan, Crosslinking, glutaraldehyde, adsorption isotherm



4
3
O
4
3
3
O
O
4
4

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK