PENGARUH EROSI LAHAN SEMAK BELUKAR TERHADAP SEDIMENTASI PADA WADUK KEULILING | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH EROSI LAHAN SEMAK BELUKAR TERHADAP SEDIMENTASI PADA WADUK KEULILING


Pengarang

Indri Murshita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0804101010155

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Waduk Keuliling terletak di Desa Bak Sukon, Mukim Lam Leu’ot, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, yang berjarak ± 35 km dari Kota Banda Aceh. Salah satu masalah yang dihadapi dalam pengelolaan waduk adalah sedimentasi yang disebabkan oleh erosi yang terjadi pada lahan kritis yang terdapat pada daerah tangkapan waduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh erosi lahan yang ditanami semak belukar terhadap sedimentasi yang terjadi pada Waduk Keuliling. Ruang lingkup penulisan ini meliputi pengukuran erosi dan sedimentasi pada saat hujan dan dalam menganalisa erosi tidak dikaji efek infiltrasi. Penelitian dilakukan selama tiga bulan (Januari s.d Maret). Hasil penelitian menunjukkan perbandingan antara erosi lapangan dengan erosi USLE diperoleh dua model regresi yaitu ALap = 0,024AUSLE0,464 dan ALap = 0,008AUSLE dengan nilai (R2) adalah 0,948 dan 0,631. Persamaan ini menunjukkan nilai perbandingan yaitu ALap = 0,065 – 0,318AUSLE dan ALap = 0,008AUSLE. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari dua model regresi tersebut, model regresi power lebih baik digunakan daripada regresi linear karena nilai korelasinya lebih mendekati 1. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kondisi erosi USLE mengalami kelebihan dari erosi di lapangan. Selain itu, model yang dibangun antara hubungan erosi dan sedimentasi mempunyai hubungan yang kuat. Hal ini dapat dilihat dari garis persamaan yang dibentuk antara hubungan erosi dan sedimen di lapangan dengan erosi estimasi USLE dan sedimen di lapangan yaitu Qs = 0,488ALap0,690 dengan (R2) = 0,733 dan Qs = 0,037AUSLE 0,308 dengan (R2) = 0,639. Dari kedua persamaan ini diperoleh koefisien korelasi yang menunjukkan berapa jauh korelasi antara QS dan A, dimana nilainya berada dalam range -1 dan 1, artinya hubungan antara model dan pengukuran baik, sehingga disimpulkan bahwa model yang dibangun sangat baik digunakan untuk menghitung erosi dan sedimentasi. Ternyata erosi pada lahan semak belukar ini berpengaruh terhadap sedimen walaupun hasil pengukuran erosi dan sedimen yang diperoleh kecil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK