//

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI CAIR ULTRA GEN DAN PUPUK MAJEMUK NPK MAHKOTA (12-12-17-2) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ. ) DI MAIN NURSERY

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rian Jura Arrazi - Personal Name
SubjectFERTILIZERS
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati cair ultra gen dan NPK majemuk mahkota serta mengetahui nyata tidaknya interaksi antara keduanya terhadap pertambahan pertumbuhan bibit kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan lahan pembibitan main nursery Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Kebun Baru, Kota Langsa, Provinsi Aceh dari bulan juni sampai september 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial dengan 16 perlakuan yang diulan g sebanyak 3 kali. Penelitian ini terdiri dari 2 faktor yaitu dosis pupuk hayati cair ultra gen 0,100,200 dan 300 ml dan dosis pupuk NPK majemuk mahkota 0,5,10 dan 15 g. Parameter yang diamati meliputi : pertambahan tinggi tanaman, pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun dan pertambahan luas daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk hayati cair Ultra Gen berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang,jumlah daun dan luas daun di hampir semua MSP dan berpengaruh nyata terhadap luas daun 6 MSP. Perlakuan dosis pupuk hayati cair Ultra Gen berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit, yang ditunjukkan dengan parameter pertambahan diameter batang, jumlah daun dan luas daun bibit, dan hanya berpengaruh nyata terhadap luas daun 6 minggu setelah pengamatan. Dosis 200 ml faktor Ultra Gen menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibanding dosis lainnya. Perlakuan dosis pupuk majemuk NPK Mahkota tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan yang diamati, meskipun secara visual dosis 15 g, menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik. Terdapat interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan bibit yang ditunjukkan oleh parameter jumlah daun bibit. Jumlah daun bibit terbanyak ditunjukkan oleh perlakuan pemberian ultragen 100 ml/polybag pada dosis NPK 5g/polybag (U1N1), dan 200 ml/polybag pada tanpa pemupukan NPK (U2N0), meskipun tidak berbeda nyata dengan kombinasi perlakuan U0N0 dan U3N3, tetapi berbeda nyata dengan kombinasi perlakuan lainnya. Kata kunci : Bibit kelapa sawit, pupuk hayati ultra gen, NPK mahkota

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUS DAN PUPUK ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) DI MAIN NURSERY PADA HISTOSOL (MUHAMMAD IQBAL, 2016)

PENGGUNAAN GUANO DAN PUPUK NPK-MUTIARA TERHADAP KUALITAS MEDIA PEMBIBITAN RNSUBSOIL DAN PERTUMBUHAN BIBIT RNKELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) (Mukhtaruddin, 2014)

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS DAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) (Vini Masyitoh Lubis, 2019)

PENGARUH DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA INDIGENOUSDAN INTENSITAS PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) DI MAIN NURSERY PADA ULTISOL (SYAHRIZAL, 2016)

PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK HAYATI DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KADAR VITAMIN C PADA BUAH STROBERI (FRAGARIA VIRGINIANA) (RUSMAWARNI, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy