PELAKSANAAN GANTI RUGI DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN FLY OVER PANGOE DI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PELAKSANAAN GANTI RUGI DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN FLY OVER PANGOE DI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

FAHLEVI KHADDOMI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1303101010178

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
FAHLEVI KHADDOMI, PELAKSANAAN GANTI RUGI DALAM
PENGADAAN TANAH UNTUK
PEMBANGUNAN FLY OVER PANGOE DI
ACEH BESAR
2018 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS
SYIAH KUALA
(v,61).,pp., bibl, tabl, app,.
Dr. Mahdi Syahbandir, S.H., M.H
Undang-undang No.2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Untuk
Kepentingan Umum Pasal 37 ayat (2) menyebutkan bahwa Hasil kesepakatan
musyawarah menjadi dasar pemberian ganti kerugian kepada pihak yang berhak
yang dimuat dalam berita acara kesepakatan. Sedangkan yang terjadi dalam
Pelaksanaan Ganti Rugi untuk Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Fly Over
Pangoe harga langsung ditetapkan secara sepihak tanpa persetujuan dari
masyarakat.
Penelitian skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan tata cara penentuan ganti
rugi, menjelaskan tata cara dan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan ganti rugi
dan Upaya-upaya hukum yang dapat ditempuh oleh para pihak dalam
menyelesaikan permasalahan pembayaran ganti kerugian dalam pengadaan tanah
untuk pembangunan Fly Over Pangoe di Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian skripsi ini, dilakukan dengan penelitian lapangan untuk
memperoleh data primer, dengan mengadakan wawancara terhadap responden dan
informan, serta penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder, dengan
mempelajari literatur, peraturan perundang-undangan dan bacaan-bacaan lain
yang ada hubungannya dengan skripsi ini.
Berdasarkan hasil yang dijelaskan bahwa pelaksanaan Ganti rugi untuk
pembangunan Fly Over Pangoe tidak sesuai dengan ketentuan berlaku seperti
penetapan harga yang bermasalah dimana penetapan harganya dilakukan secara
sepihak dan banyaknya warga pemilik tanah yang belum sepakat dengan nilai
ganti rugi. Serta tidak dilakukan upaya lanjutan untuk menuntaskan ganti rugi.
Disarankan kepada Pemerintah dan Instansi yang berkepentingan untuk
melaksanakan kegiatan pembebasan tanah selalu berpedoman dan mentaati
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta lebih transparansi dalam
melaksanakan tugasnya dan yang lebih penting adalah adanya peningkatan
pendekatan secara sosiologis dengan melakukan penyuluhan/sosialisasi dan bisa
menerima aspirasi pemegang hak milik atas tanah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK