//

RELOKASI PASCA TSUNAMI DAN KONFLIK SOSIAL (STUDI KASUS DI GAMPONG PULO KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang TEUKU ALI RIZWAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena relokasi masyarakat Gampong Pulo yang menimbulkan konflik dengan Lueng Manee. Konflik ini disebabkan perbedaan kepentingan di antara kedua belah pihak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi konflik relokasi antara masyarakat Gampong Pulo dengan Lueng Manee, dan untuk mengetahui upaya penyelesaian konflik relokasi antara masyarakat Pulo dengan Lueng Manee. Penelitian ini mengunakan Teori konflik oleh Lewis Coser. Teknik pengumpulan data mengunakan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data mengunakan metode purposive sampling. Analisis data mengikuti, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan ataupun verifikasi data. menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui dan mendeskripsikan berbagai sikap dan fenomena yang ada. Informan dalam penelitian ini adalah warga Pulo dan Lueng Manee. Teknik analisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konflik antara masyarakat Gampong Pulo dengan Lueng Manee terjadi sejak tahun 2016. Faktor penyebab konflik; (1) Implikasi dari perjanjian politik yang dilakukan oleh pemerintah dan Lueng Manee, dan tertulis secara jelas mengenai perjanjian itu,(2) Otoritas yang dilakukan oleh pemerintah. Upaya penyelesaian melalui cara kompromi (Compromise) atau negosiasi yaitu masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, saling mendukung satu sama lain serta saling kerja sama untuk menyelesaikan masalah ini. Kata Kunci: Relokasi, Konflik Sosial, Politik. Gampong Pulo ABSTRACT This research is based on the relocation phenomenon of Gampong Pulo community that caused conflict with Lueng Manee. This conflict is due to differences of interest between the two parties. The purpose of this study is to determine the factors behind the conflict relocation between the Gampong Pulo community with Lueng Manee, and to determine the effort to resolve the conflict relocation between the people of Pulo with Lueng Manee. This study uses conflict theory by Lewis Coser. Data collection techniques used through observation techniques, interviews and documentation. Data collection using purposive sampling method. Data analysis follows, data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing or data verification. using descriptive qualitative method to know and describe various attitudes and phenomena that exist. Informants in this study were Pulo and Lueng Manee residents. Analytical techniques use interactive analytical techniques Miles and Huberman. The results of this study show that the conflict between the Gampong Pulo community and Lueng Manee occurred since 2016. The factors causing the conflict; (1) Implications of political agreements made by the government and Lueng Manee, and clearly written about the treaty, (2) Authorities exercised by the government. Compromise or negotiation efforts each provide and offer something at the same time, give each other and receive, support each other and work together to solve this problem. Keywords: Relocation, Social Conflict, Politics. Gampong Pulo

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

STRATEGI PEMBERDAYAAN WANITA NELAYAN DALAM PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA DI GAMPONG LANGKAK KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA (Cut Irma Aflandari, 2018)

ANALISIS PERMINTAAN KEDELAI PADA INDUSTRI TEMPE DI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA RN( KASUS USAHA HOME INDUSTRY) (Agustia Wardiully, 2014)

KONFLIK TANAH ANTARA PT. FAJAR BAIZURY DENGAN MASYARAKAT DESA COT RAMBONG KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA, 1996-2015 (Deno Pangestu, 2019)

RELOKASI PASCA TSUNAMI DAN KONFLIK SOSIAL (STUDI KASUS DI GAMPONG PULO KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA) (TEUKU ALI RIZWAN, 2018)

KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI RELOKASI ( STUDI KASUS DESA BLANG BEURANDANG KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT ) (SyarifahWilia A, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy