PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUCING RAS DAN KUCING LOKAL (FELIS CATUS) SEBAGAI HEWAN KESAYANGAN DALAM KAJIAN KESEJAHTERAAN HEWAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUCING RAS DAN KUCING LOKAL (FELIS CATUS) SEBAGAI HEWAN KESAYANGAN DALAM KAJIAN KESEJAHTERAAN HEWAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Arief Aulia Rahman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1402101010155

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUCING RAS DAN KUCING
LOKAL (Felis catus) SEBAGAI HEWAN KESAYANGAN
DALAM KAJIAN KESEJAHTERAAN HEWAN
DI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi mahasiswa di Fakultas
Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala terhadap kucing ras dan kucing lokal
sebagai hewan kesayangan dalam kajian kesejahteraan hewan berdasarkan prinsip
kebebasan hewan (five freedoms). Sebanyak 261 responden telah mengisi lembar
kuesioner, 207 responden tidak memelihara kucing dan 54 responden memelihara
kucing, jumlah responden didapat dari rumus Slovin dengan total populasi
mahasiswa S1 pada April 2018 sebanyak 750 orang dengan nilai ? = 0,05. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah
memiliki persepsi yang berbeda antara kucing ras dan kucing lokal. Perbedaan
persepsi ini terutama dilihat dari aspek kesehatan, pakan, kenyamanan, perilaku,
dan kebebasan kucing. Responden cenderung memprioritaskan kucing ras
daripada kucing lokal dalam hal pemeriksaan status kesehatan oleh dokter hewan,
pemberian obat cacing dan vaksin, penyediaan pakan berupa pakan komersial (cat
food), menghindari pemberian nasi, melakukan petting, adopsi anakan, dan
budidaya kucing, serta lebih dimanjakan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK