HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP BENCANA DAN KETERAMPILAN BASIC LIFE SUPPORT DENGAN KESIAPSIAG AAN BENCANA GEMPA BUMI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN POLTEKKES BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP BENCANA DAN KETERAMPILAN BASIC LIFE SUPPORT DENGAN KESIAPSIAG AAN BENCANA GEMPA BUMI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN POLTEKKES BANDA ACEH


Pengarang

Budimanto - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200140006

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.349 5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK





Daerah Aceh merupakan wilayah yang sangat rawan bencana gempa bumi sebagaimana pada tahun 2013 terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah yang menyebabkan 42 orang meninggal dunia. Pertolongan pertama sesaat setelah gempa bumi terhadap korban trauma maupun non trauma yang mengakibatkan adanya gangguan kegawatan yaitu salah satunya dengan tindakan Basic Life Support. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap bencana dan keterampilan Basic Life Support dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada mahasiswa Keperawatan Poltekkes Banda Aceh. Desain penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif Cross Sectional dengan mengunakan instrumen kuesioner dan lembar observasi, analisis data mengunakan uji Chi-square. Jumlah sampel sebanyak 87 orang yang terdiri atas jenis kelamin perempuan sebanyak 61 orang dan laki-laki sebanyak 26 orang dengan karakteristik umur responden mayoritas berumur 19 – 21 tahun . Hasil penelitian berdasarkan tingkat pengetahuan bencana menunjukkan bahwa mayoritas kategori sedang (51,7%), berdasarkan sikap terhadap bencana berada kategori kurang (75,9%) dan berdasarkan keterampilan Basic Life Support dengan kategori cukup (60%). Analisis bivariat terdapat (63,9%) berpengetahuan baik, (71,4%) bersikap baik dan (61,1%) memiliki keterampilan cukup, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna (p=0,005) antara variabel pengetahuan bencana dengan kesiapsiagaan dan antara variabel sikap dengan kesiapsiagaan serta tidak terdapat hubungan bermakna (p=0,594) variabel keterampilan Basic Life Support dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada mahasiswa Keperawatan Poltekkes Banda Aceh.
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Keterampilan Basic Life Support



























vii

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK