IDENTIFIKASI STRUKTUR PATAHAN DANGKAL MENGGUNAKAN METODE GROUND PENETRATING RADAR (GPR) DI GAMPONG PANGWA KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI STRUKTUR PATAHAN DANGKAL MENGGUNAKAN METODE GROUND PENETRATING RADAR (GPR) DI GAMPONG PANGWA KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

Ayu Safrida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404107010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

539.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Wilayah Aceh merupakan wilayah yang sering terjadi gempa bumi dengan skala besar. Salah satu gempa bumi dengan skala besar adalah Gempa Pidie Jaya yang terjadi pada 7 desember 2016. Setelah terjadi gempa bumi, banyak terjadi pergerakan tanah yang ditemukan di area penelitian. Kita telah melakukan pengukuran menggunakan Ground Penetrating Radar ( 80 MHz) untuk mempelajari struktur bawah permukaan setelah terjadinya gempa bumi. Penelitian ini dilakukan di Desa Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Pengukuran dilakukan di sepanjang jalan di Desa Pangwa yang melintasi dua jembatan. Pengukuran dibuat 18 lintasan dengan panjang masing – masing lintasan sepanjang 50 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software GRED. Berdasarkan hasil radargram, kita menemukan struktur pemukaan dangkal berupa patahan di tengah gambaran radargram lintasan 13 yang disebabkan oleh terjadinya gempa di Pidie Jaya.
Kata kunci : Ground Penetrating Radar, struktur bawah permukaan, kecepatan gelombang elektromagnetik

ABSTRACT
The Aceh region is an area of frequent large-scale earthquakes. One of the earthquakes with a large scale is Pidie Jaya Earthquake that occurred on December 7, 2016. After the earthquake, many ground movement evidences were found in the area. We have used ground penetrating radar (80 MHz) measurement to study subsurface structures after the earthquake. This research was conducted in Pangwa Village, Trienggadeng Subdistrict, Pidie Jaya District. Measurements were carried out along the road in Pangwa Village which crossed two bridges. Data measurements were made along 18 profiles with 50 meters length of each profile. Data processing were done by using GRED software. Based on processed radargrams, we found a fault trace at the middle of the profile lane 13 caused by the newest earthquake in Pidie Jaya.
Keywords : Ground Penetrating Radar, Subsurface structure, electromagnetic wave velocity

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK