HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KEJANG DEMAM PADA ANAK USIA BALITA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KEJANG DEMAM PADA ANAK USIA BALITA


Pengarang

Yulia Dasmayanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101010128

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.151

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN
KEJANG DEMAM PADA ANAK USIA BALITA


Yulia Dasmayanti1, Anidar2, Imran3,
Bakhtiar4, Tristia Rinanda5.

1) Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
2) Bagian Neurologi Anak RSUDZA/FK Unsyiah
3) Bagian Neurologi RSUDZA/FK Unsyiah
4) Bagian Respirologi Anak RSUDZA/FK Unsyiah
5) Bagian Mikrobiologi FK Unsyiah
ABSTRAK
Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang sering dijumpai pada anak akibat ketidak seimbangan neurotransmitter eksitator asam glutamat dan inhibitor Gamma Aminobutyric Acid (GABA). Hal ini diduga dapat dipengaruhi oleh kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kejang demam. Ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian terdiri atas 25 subyek kejang demam dan 25 subyek demam tanpa kejang yang dirawat di ruang rawat inap anak (Seurune I) Rumah Sakit Umum Daerah dr.Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dari September 2012 sampai dengan September 2013. Data dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan dan chi-square (?2). Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin subyek kejang demam adalah 10,23 g/dL dan subyek demam tanpa kejang adalah 11,38 g/dL, p = 0,000, hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar hemoglobin subyek kejang demam dan demam tanpa kejang. Pada uji chi-square (?2) menunjukkan kadar hemoglobin kurang pada subyek kejang demam sebanyak 23 subyek, sedangkan pada subyek demam tanpa kejang sebanyak 3 subyek, p = 0,000, hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan kejang demam.
Kata kunci : kejang demam, hemoglobin, anemia, defisiensi besi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK