TINDAK PIDANA MENGEMUDIKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT KARENA KELALAIAN MENGAKIBATKAN ORANG LAIN MENINGGAL DUNIA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI TAPAKTUAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

TINDAK PIDANA MENGEMUDIKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT KARENA KELALAIAN MENGAKIBATKAN ORANG LAIN MENINGGAL DUNIA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI TAPAKTUAN)


Pengarang

Rifka Devial Sukma - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1203101010401

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Rifka Devial Sukma,
(2018)


Tindak Pidana Mengemudikan Kendaraan Bermotor
Roda Empat Karena Kelalaian Mengakibatkan
Orang Lain Meninggal Dunia (Suatu Penelitian Di
Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Tapaktuan)
(vi, 61),pp.,bibl.,tabl.,







Nurhafifah, S.H, M.Hum
Kelalaian (kealpaan) dalam mengemudikan kendaraan bermotor roda
empat menyebabkan orang lain mati merupakan kejahatan dan dapat dipidana.
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan
Pasal 310 mengatur dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3)
yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara
paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000,00. Namun
prakteknya Satlantas Polres Blangpidie masih menemukan kasus karena kelalaian
mengemudikan kendaraan bermotor roda empat menyebabkan orang lain mati.

Penulisan skripsi ini bertujuan menjelaskan faktor penyebab terjadinya
kelalaian dalam mengemudikan kendaraan bermotor roda empat yang
menyebakan orang lain mati, upaya menanggulangi kecelakaan mengemudikan
kendaraan bermotor roda empat yang menyebabkan orang lain mati dan hambatan
yang ditemui dalam melakukan upaya penanggulangan terhadap tindak pidana
mengendarai kendaraan bermotor roda empat menyebabkan orang lain mati.
Untuk memperoleh data, dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian
lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan cara
mempelajari buku-buku dan Undang-undang. Sedangkan penelitian lapangan
untuk memperoleh data primer, dengan mewawancarai responden dan informan.

Faktor yang menyebabkan kendaraan mengalami kecelakaan lalu lintas
adalah: Fasilitas jalan yang tidak memadai, tidak ada rambu lalu lintas, human
error, dibawah pengaruh narkotika, dan pelanggaran lalu lintas (pembuatan SIM
ilegal/tembak). Upaya yang dilakukan Satlantas Polres Blangpidie untuk
menanggulangi secara preemtif, preventif dan represif dengan aktif mengadakan
sosialisasi atau penyuluhan berkendara dengan baik, dan patroli rutin dan Survey
Gabungan oleh Satlantas Polres blangpidie, dalam melakukan upaya
penanggulangan yaitu Kendala internal (kurangnya program sosialisasi terhadap
masyarakat dan kurangnya anggaran). Sedangkan Kendala eksternal yaitu
(kurangnya kerjasama antara Satlantas Polres Blangpidie dengan instansi lain
yang terkait dan rendahnya tingkat kesadaran hukum pengemudi).

Diharapkan kepada seluruh instansi penegak hukum agar lebih maksimal
dalam melakukan upaya penanggulangan terhadap tindak pidana ini. Kepada
Pemerintah terkait juga agar memperbaiki fasilitas jalan yang rusak sehingga
dapat menurunkan angka kecelakaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK