//

ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI UDANG REBUS DI KABUPATEN MANDAILING NATAL SUMATERA UTARA (STUDI KASUS PADA USAHA PENGOLAHAN UDANG REBUS DI KABUPATEN MANDAILING NATAL SUMATERA UTARA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Iqbal - Personal Name

Abstrak/Catatan

Muhammad Iqbal 1305102010043. Analisis Nilai Tambah Agroindustri Udang Rebus di Kabupaten Mandailing Natal - Sumatera Utara.(Studi Kasus Pada Usaha Pengolahan Udang Rebus di Kabupaten Mandailing Natal - Sumatera Utara) di bawah bimbingan Ir. Edy Marsudi.M.Si sebagai pembimbing Pertama dan Ir. T. Fauzi, M.Agr sebagai pembimbing Anggota. RINGKASAN Mandailing Natal merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki garis pantai yang relatif panjang.Sehingga sangat potensial jika dikembangkan pengolahan agroindustri perikanan.Penelitian terdahulu menyimpulkan bahwa nilai tambah pengolahan agroidustri mendapatkan nilai tambah yang positif. Dimana nilai produksi pengolahan agroindustri mendapatkan nilai tambahan keuntungan yang lebih besar. Perhitungan nilai tambah tersebut akan meningkatkan pendapatan bagi pengusaha pengolahan agroindustri perikanan. Semakin besar usaha pengolahan agroindustri maka semakin besar pula keuntungan yang didapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar nilai tambah pada agroindustri perikanan dan pendapatannya.Sehingga dengan penelitian ini dapat dihitung seberapa besar nilai tambah pada usaha yang bergerak dibidang agroindustri perikanan di Kabupaten Mandailing Natal di Desa Pasar III Natal. Kegunaan penelitian ini adalah untuk memperluas ilmu pengetahuan dan sebagai media informasi. Metode penelitian ini menggunakan data analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis yang digunakan menggunakan analisis pendapatan dengan menggunakan metode hanyami Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa usaha agroindustri perikanan memiliki nilai tambah terhadap produk perikanan. Besarnya nilai tambah terhadapperikananudang rebus adalah sebesarRp 9,911 per kg. Sedangkan pada terasi udang menghasilkan nilai tambah adalah sebesar Rp 16,207 per kg. Pendapatan usaha agroindustri perikanan di Kabupaten Mandailing Natal di Desa Pasar III Natal telah menguntungkan hal ini dapat dilihat dari perolehan ROI sebesar 32 % dimana setiap pengeluaran biaya sebesar 100% akan memberikan keuntungan sebesar 32 %.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN MALARIA DI KABUPATEN MANDAILING NATAL (RISKA WAHYUNI, 2021)

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT)DI RSUD DR. HUSNI THAMRIN NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL (Rolan Ronaldo, 2018)

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI UDANG PUTIH (LITOPENAEUS VANNAMEI) UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA (Al-Furqan, 2017)

INTERAKSI SOSIAL SUKU MINANG DENGAN SUKU MANDAILING DI KELURAHAN MANDAILING KECAMATAN TEBING TINGGI KOTA KOTA TEBING TINGGI (SARI RAMADHANI, 2018)

ANALISIS PERBANDINGAN PROFIT MARGIN PEDAGANG BESAR LAMBARO DARI KENTANG ASAL PROVINSI ACEH DAN PROVINSI SUMATERA UTARA DI KABUPATEN ACEH BESAR (Ayu Arisa, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy